29 Januari 2026

Pasien BPJS Kesehatan Keluhkan Diminta Beli Obat di Luar RS Bayu Asih, Manajemen Beralasan Obat Tidak Ter-cover

0

Purwakarta – Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bayu Asih, Purwakarta, kembali menjadi sorotan setelah seorang pasien BPJS Kesehatan mengeluhkan diminta membeli obat di luar rumah sakit. Kejadian ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan masyarakat terkait standar pelayanan dan regulasi BPJS Kesehatan di rumah sakit milik pemerintah tersebut.

Baca Juga:Polsek Bojong Salurkan 2 Ton Beras Murah SPHP, Ludes Kurang dari Tiga Hari

Budi, keluarga pasien asal Wanayasa, menuturkan bahwa pihak RS Bayu Asih telah menyuruhnya membeli obat di apotek luar sebanyak tiga kali. “Kami disuruh beli obat di luar, padahal seharusnya ada obat sejenis yang manfaatnya sama dan di-cover oleh BPJS,” ungkap Budi.

Ia menduga bahwa resep yang diberikan kepada pasien sengaja tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan, sehingga pasien terpaksa membeli sendiri. Menurutnya, hal ini membuat masyarakat, khususnya pengguna BPJS, merasa tidak mendapatkan manfaat maksimal dari program tersebut.

Sumber: YouTube BPJS Kesehatan RI

“Ini bukan masalah harga, tapi soal manfaat dan regulasi yang sudah ditetapkan BPJS Kesehatan,” tegas Budi, seraya mempertanyakan kelengkapan stok obat di RSUD Bayu Asih yang merupakan rumah sakit besar.

Manajemen RS Bayu Asih Beri Klarifikasi

Menanggapi keluhan ini, Wakil Direktur RS Bayu Asih, Arif, memberikan klarifikasi kepada media tribuncakrabuana pada 25 Agustus 2025. Ia menjelaskan bahwa obat yang dimaksud tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan karena merupakan jenis glukosa atau vitamin yang harganya relatif murah.

Baca Juga:Jaga Stabilitas Harga, Dispangtan Purwakarta Gelar Gerakan Pangan Murah di Wanayasa

Namun, penjelasan dari pihak rumah sakit ini dinilai kurang logis oleh masyarakat. Pasalnya, menurut aturan BPJS Kesehatan, jika pasien terpaksa membeli obat di luar, pihak rumah sakit seharusnya mengganti uang pembelian tersebut.

Publik Minta BPJS dan Pemda Lakukan Evaluasi

Kasus ini memicu desakan dari masyarakat kepada Pemerintah Daerah dan BPJS Kesehatan untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap RSUD Bayu Asih. Publik berharap agar manajemen rumah sakit dapat meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dalam penyediaan obat-obatan, sehingga hak-hak pasien BPJS Kesehatan terpenuhi dan manfaat program jaminan kesehatan nasional dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh warga Purwakarta.

Dul/Aep

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2025 metronasionalnews All Right Reserved | CoverNews by AF themes.