Klarifikasi Isu Buah Berulat di Program MBG SPPG Taringgul Tonggoh

PURWAKARTA – Isu terkait adanya buah jeruk berulat yang beredar melalui video di media sosial, dan dikaitkan dengan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah SMAN 1 Wanayasa , Kecamatan Wanayasa, dipastikan tidak benar atau hoaks. Klarifikasi ini disampaikan langsung oleh pihak penyelenggara program MBG.
Lulu, selaku pemilik program MBG, menepis isu tersebut. Menurutnya, video yang diunggah oleh salah satu siswa SMA Negeri Wanayasa itu sengaja dibuat dengan tujuan menjatuhkan atau sebagai bentuk persaingan bisnis. “Video itu hoaks. Kami sudah meminta keterangan kepada pihak sekolah, dan menurut Kepala Sekolah, kejadian tersebut tidak benar,” papar Lulu.
Baca Juga:Presiden Prabowo Subianto Resmikan 26 Infrastruktur Kelistrikan se-Indonesia di Waduk Jatigede
Senada dengan itu, Kepala Dapur, Yasir, juga menilai video tersebut janggal. Ia menjelaskan bahwa proses pengolahan makanan, termasuk buah-buahan, di dapur mereka melalui proses yang ketat dan higienis. “Masak di jeruk ada ulat? Kemudian, dalam video itu jeruknya habis dimakan, hanya kulitnya saja yang tersisa,” imbuhnya, mempertanyakan keabsahan konten tersebut.
Pihak program MBG mengimbau kepada orang tua, siswa, dan guru agar tidak mudah termakan isu yang tidak benar. Lulu menegaskan komitmennya untuk memberikan yang terbaik bagi program MBG. “Kami akan melakukan yang terbaik untuk program MBG,” pungkasnya, menunjukkan keseriusan dalam menjaga kualitas dan kepercayaan publik.
Red
