29 Januari 2026

Kontroversi Mobil Aspirasi di Sidamulya, Diduga Dikuasai Kades, Warga Sulit Meminjam

0

SUBANG – Mobil layanan masyarakat di Desa Sidamulya, Kecamatan Cipunagara, Subang, yang merupakan hasil program aspirasi dari salah satu anggota DPRD Fraksi Golkar sekitar tahun 2019/2020, kini menjadi sorotan tajam warga. Kendaraan jenis Toyota Avanza tersebut diduga kuat dikuasai penuh oleh Kepala Desa, sehingga akses warga yang membutuhkan pun terhambat.

Warga setempat menyebut, mobil operasional yang seharusnya siaga melayani kebutuhan mendesak masyarakat ini, justru berpelat hitam layaknya kendaraan pribadi dan tidak dilengkapi tulisan atau penanda resmi “Mobil Siaga Desa” atau mobil layanan. Hal ini menimbulkan ambiguitas mengenai status hukum dan peruntukan mobil yang dibiayai dari dana aspirasi tersebut.

Alasan Berdalih Saat Dipinjam

Sejumlah warga mengeluhkan bahwa setiap kali mereka berupaya meminjam mobil tersebut untuk keperluan darurat, seperti membawa warga sakit atau kegiatan sosial, mereka selalu menerima berbagai alasan penolakan.

Baca Juga:Kejari Purwakarta Ngopi Sore dan Berbincang Santai dengan Kepala Desa

“Selalu saja banyak alasan, katanya rusaklah, atau ada keperluan lain. Padahal mobil itu kan bantuan untuk semua warga, bukan untuk pribadi. Status mobilnya pun tidak jelas, tidak ada tulisan siaga,” ujar salah seorang warga yang memilih identitasnya dirahasiakan. Keluhan ini menunjukkan adanya praktik monopoli yang bertentangan dengan semangat pelayanan publik.

Desakan Evaluasi Aset Desa

Mengingat mobil layanan desa berfungsi vital sebagai fasilitas transportasi kesehatan atau sosial yang harus tersedia 24 jam, masyarakat mendesak pihak terkait dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Subang untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aset desa ini.

Permintaan ini dilayangkan agar status mobil menjadi jelas, dilengkapi penanda resmi, dan pengelolaannya dikembalikan ke fungsi awal sebagai layanan publik yang transparan dan mudah diakses.

Hingga berita ini diturunkan pada Selasa (30/9/2025), Kepala Desa Sidamulya belum berhasil dikonfirmasi atau dimintai keterangan terkait dugaan penguasaan mobil layanan masyarakat tersebut. Penjelasan resmi dari pihak desa sangat dibutuhkan untuk menjawab keresahan yang kian meluas di kalangan warga.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2025 metronasionalnews All Right Reserved | CoverNews by AF themes.