28 Januari 2026

Si Jago Merah Mengamuk di SMPN 2 Bojong Purwakarta, Gedung Perpustakaan Ludes Tak Bersisa

0

PURWAKARTA – Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan di Purwakarta. Gedung perpustakaan SMP Negeri 2 Bojong dilaporkan ludes terbakar pada Sabtu dini hari (27/12/2025). Api yang berkobar hebat dengan cepat melalap seluruh bangunan beserta isinya di tengah kesunyian malam.

Kejadian yang terjadi saat sebagian besar warga tengah terlelap ini sontak membuat geger lingkungan sekolah yang berlokasi di Kecamatan Bojong tersebut.

Kronologi dan Upaya Pemadaman

Kobaran api pertama kali terlihat oleh warga sekitar pada dini hari. Mengingat material di dalam perpustakaan yang didominasi oleh kertas dan kayu, api merambat dengan sangat cepat hingga menembus bagian atap gedung.

Baca Juga:Pemeliharaan Jalan Pasar Bojong-Pangkalan Dimulai, Tingkatkan Mobilitas dan Ekonomi Warga

Warga setempat dengan peralatan seadanya langsung bahu-membahu mencoba menjinakkan api agar tidak merambat ke ruang kelas lainnya. Tak berselang lama, unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Purwakarta tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman intensif.

Kerugian: “Jantung Ilmu” Sekolah Musnah

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Hal yang paling memprihatinkan adalah hilangnya aset-aset berharga berupa:

  • Ribuan Koleksi Buku: Buku paket pelajaran, literatur umum, dan buku pengayaan siswa ludes terbakar.
  • Arsip Penting: Dokumen-dokumen sejarah sekolah dan administrasi perpustakaan yang disimpan di gedung tersebut.

Penyebab Masih Misterius

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian dan tim identifikasi terkait. Garis polisi telah terpasang di area reruntuhan untuk mencegah warga mendekat ke area yang masih rawan roboh.

Dugaan sementara seringkali mengarah pada arus pendek listrik (korsleting), namun pihak berwenang belum memberikan pernyataan resmi sebelum olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) selesai dilakukan.

Langkah Lanjutan

Pihak sekolah dan Dinas Pendidikan diharapkan segera melakukan pendataan terhadap buku-buku yang tersisa serta memikirkan solusi darurat agar kegiatan literasi siswa tidak terhenti total pasca libur sekolah nanti.

Kini, SMPN 2 Bojong hanya menyisakan puing-puing hitam dari bangunan yang sebelumnya menjadi pusat ilmu bagi para siswa. Warga berharap pemerintah segera memberikan bantuan renovasi agar fasilitas pendidikan ini dapat kembali berdiri.

Aep

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2025 metronasionalnews All Right Reserved | CoverNews by AF themes.