Peduli Korban Banjir Sumatera, Polres Sumedang Fasilitasi Donasi QRIS melalui BAZNAS

Sumedang | Metronasionalnews.com – Selasa, 5 Januari 2026. Bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera menggugah empati berbagai pihak di seluruh Indonesia. Sebagai wujud kepedulian dan solidaritas kemanusiaan, Polres Sumedang memfasilitasi kegiatan Sosialisasi Penyaluran Donasi Kemanusiaan melalui QRIS BAZNAS Kabupaten Sumedang, yang ditujukan untuk membantu para korban terdampak bencana tersebut.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa bantuan kemanusiaan dapat disalurkan secara mudah, cepat, aman, dan transparan melalui sistem pembayaran digital QRIS yang terintegrasi langsung dengan BAZNAS Kabupaten Sumedang, sebagai lembaga resmi negara yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
Banjir bandang di Sumatera menyebabkan kerusakan infrastruktur, kehilangan harta benda, serta mengganggu kehidupan ribuan warga. Dalam kondisi darurat tersebut, bantuan masyarakat sangat dibutuhkan, tidak hanya dalam bentuk logistik, tetapi juga dukungan moril dan solidaritas sosial.
Polres Sumedang hadir bukan sebagai pengelola donasi, melainkan sebagai fasilitator dan penghubung informasi, agar masyarakat dapat menyalurkan kepedulian mereka melalui jalur yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Polres Sumedang tidak menerima maupun mengelola donasi. Seluruh bantuan disalurkan langsung ke BAZNAS Kabupaten Sumedang dan dikelola secara transparan serta akuntabel sesuai ketentuan,” disampaikan dalam sosialisasi tersebut.
Langkah ini sekaligus menjadi upaya pencegahan terhadap potensi penyaluran donasi yang tidak resmi atau tidak jelas pengelolaannya.
Melalui pemanfaatan teknologi QRIS, masyarakat cukup melakukan pemindaian kode QR menggunakan aplikasi pembayaran digital yang dimiliki. Donasi pun dapat disalurkan kapan saja tanpa harus datang langsung ke lokasi tertentu.
Sistem ini dinilai efektif menjawab kebutuhan zaman, terutama bagi masyarakat yang ingin berdonasi secara praktis namun tetap mengedepankan kepercayaan dan akuntabilitas. Seluruh dana yang terkumpul akan dikelola BAZNAS untuk kemudian disalurkan kepada korban banjir bandang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Polres Sumedang menegaskan bahwa partisipasi dalam program donasi ini bersifat sukarela. Tidak ada unsur paksaan dalam penggalangan dana. Setiap bantuan yang diberikan merupakan bentuk empati, kepedulian, dan rasa kemanusiaan terhadap sesama yang sedang tertimpa musibah.
Di tengah derasnya arus informasi dan tantangan sosial saat ini, kolaborasi antara institusi kepolisian, lembaga resmi negara, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong.
Melalui sosialisasi ini, Polres Sumedang berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk membantu, sekecil apa pun bentuknya. Bagi para korban banjir bandang di Sumatera, uluran tangan dari berbagai daerah menjadi penguat harapan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi cobaan.
Aksi kemanusiaan ini menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial adalah nilai universal yang melampaui batas wilayah, suku, dan latar belakang, serta menjadi kekuatan utama bangsa dalam menghadapi bencana.
Wahyu BK
