13 Februari 2026

Balai Wartawan Magetan Resmi Dibuka, Momentum HPN 2026 Perkuat Kolaborasi dan Kualitas Pers

0

MAGETAN – Pemerintah Kabupaten Magetan resmi membuka Balai Wartawan yang berlokasi di Jalan Kartini, tepat di depan pertigaan Kantor Diskominfo Magetan, Kamis (12/2/2026). Peresmian yang dilakukan Bupati Magetan, Nanik Sumantri, bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026.

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Kepala Diskominfo, serta puluhan jurnalis dari berbagai media yang selama ini aktif meliput kegiatan pemerintahan dan dinamika daerah.

Baca Juga:Wujudkan Good Governance, Bupati Subang Tantang Pejabat Buktikan Kinerja dalam 6 Bulan

Dalam sambutannya, Bupati Nanik Sumantri menegaskan bahwa Balai Wartawan tidak sekadar menjadi fasilitas fisik, melainkan ruang strategis untuk memperkuat ekosistem jurnalistik yang sehat dan profesional.

“Rekan-rekan sudah bisa menggunakan Balai Wartawan ini untuk ruang diskusi, berkolaborasi, dan membuat berita yang membangun Kabupaten Magetan. Bukan berita abal-abal,” tegas Nanik.

Ia berharap balai tersebut menjadi wadah koordinasi lintas media sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers. Meski fasilitas di dalam ruangan akan dilengkapi secara bertahap, Pemkab Magetan menekankan bahwa kualitas informasi tetap menjadi prioritas utama. Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga etika di lingkungan gedung pemerintahan, termasuk larangan merokok di dalam ruangan yang telah disediakan area khusus di luar gedung.

Sementara itu, perwakilan PWI Magetan, Anton Suroso, mengapresiasi langkah Pemkab Magetan dalam menyediakan fasilitas bagi wartawan. Ia menilai kehadiran Balai Wartawan dapat mendorong peningkatan produktivitas sekaligus profesionalisme jurnalis.

Anton mengangkat filosofi “Jenang dan Jeneng” sebagai gambaran tantangan dunia media. “Jenang” mencerminkan kebutuhan keberlangsungan operasional media, sedangkan “Jeneng” menitikberatkan pada kualitas dan nama baik melalui peningkatan kompetensi wartawan.

Dari 73 wartawan yang terdaftar di Siwama, kata Anton, jumlah yang telah memiliki sertifikasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) tingkat Utama, Madya, maupun Muda masih terbatas. “Kami berharap ada sinergi dengan Kominfo untuk kembali mengadakan uji kompetensi agar SDM wartawan Magetan semakin meningkat,” ujarnya.

Dengan diresmikannya Balai Wartawan ini, diharapkan terbangun kemitraan yang kritis namun konstruktif antara pemerintah dan media. Publik pun menanti lahirnya karya jurnalistik yang cepat, akurat, edukatif, dan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap informasi yang beredar di Magetan.(SGTA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2025 metronasionalnews All Right Reserved | CoverNews by AF themes.