29 Januari 2026

Aksi Nyata Kuwu Citaleus Buahdua: Turun ke Selokan, Kepemimpinan Hadir Tanpa Sekat‎

0


‎Sumedang | Metronasionalnews.com – Di tengah derasnya hujan yang kerap mengguyur wilayah Kecamatan Buahdua, sebuah pemandangan tak biasa terlihat di sekitar Kantor Desa Citaleus, Rabu (17/12/2025). Seorang kepala desa, yang seharusnya identik dengan meja kerja dan administrasi pemerintahan, justru tampak bergelut dengan lumpur dan air kotor. Dialah Kuwu Citaleus, yang dengan lengan digulung dan pakaian basah, terjun langsung memperbaiki gorong-gorong yang tersumbat.

‎Aksi tersebut bukan sekadar simbolis. Gorong-gorong di jalur utama dekat kantor desa diketahui mengalami penyumbatan cukup parah akibat sedimentasi lumpur dan sampah. Kondisi ini berpotensi menimbulkan genangan air, merusak badan jalan, bahkan memicu banjir lokal saat hujan deras. Menyadari dampak yang bisa merugikan warga, Kuwu Citaleus memilih bertindak cepat.

‎Tanpa menunggu alat berat atau instruksi berlapis, ia mengajak jajaran RT, RW, tokoh masyarakat, hingga warga sekitar untuk bergotong royong. Bahkan, mantan Sekretaris Desa (Sekdes) Citaleus turut hadir dan ikut menyumbangkan tenaga. Suasana kerja pun terasa cair—tanpa jarak antara pemimpin dan rakyat.

‎Dengan tangan berlumur lumpur, Kuwu Citaleus memimpin langsung proses pembersihan, memastikan aliran air kembali normal. Ia tak ragu turun ke selokan, mengangkat endapan lumpur, dan membersihkan sampah yang menyumbat saluran air.

‎“Bagi saya, jabatan adalah amanah untuk melayani. Turun langsung seperti ini bukan sekadar bekerja, tapi wujud kebersamaan dengan warga. Kalau gorong-gorong ini buntu, yang susah bukan hanya pemerintah desa, tapi seluruh warga,” ujarnya di sela kegiatan.

‎Gaya kepemimpinan Kuwu Citaleus ini mengingatkan banyak pihak pada sosok tokoh nasional Kang Dedi Mulyadi (KDM), yang dikenal dengan pendekatan kepemimpinan langsung di lapangan. Tidak berjarak, tidak canggung, dan tidak sungkan kotor demi kepentingan masyarakat.


‎Dalam konteks pemerintahan desa, sikap ini memiliki makna lebih dalam. Kehadiran langsung seorang pemimpin di tengah kerja fisik warga menjadi bentuk keteladanan nyata—uswatun hasanah—bahwa pelayanan publik bukan sekadar wacana, tetapi tindakan.

‎Sejumlah warga mengaku tergerak secara emosional melihat pemimpinnya turun langsung. Bagi mereka, tindakan itu bukan hanya memperbaiki gorong-gorong, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan kepercayaan terhadap pemerintah desa.

‎“Ini contoh pemimpin yang kami harapkan. Tidak jaim, tidak hanya menyuruh, tapi ikut bekerja. Melihat Kuwu turun langsung, kami jadi malu kalau tidak ikut membantu,” ungkap salah seorang warga.

‎Kegiatan tersebut berlangsung penuh kebersamaan. Tawa, canda, dan semangat gotong royong menyatu dengan suara air dan lumpur. Kehadiran mantan Sekdes dan perangkat lingkungan menunjukkan bahwa harmonisasi sosial dan pemerintahan di Desa Citaleus masih terjaga dengan baik, melampaui sekat jabatan maupun masa tugas.

‎Lebih dari sekadar perbaikan infrastruktur, aksi ini menjadi pesan moral tentang pentingnya kepedulian lingkungan. Kuwu Citaleus berharap, kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran kolektif warga untuk menjaga kebersihan saluran air secara berkelanjutan.

“Kalau lingkungan dijaga bersama, masalah seperti ini bisa dicegah. Pemerintah desa tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat,” tambahnya.

‎Aksi sederhana namun penuh makna ini diharapkan menjadi inspirasi, tidak hanya bagi warga Desa Citaleus, tetapi juga bagi para pemangku kebijakan di wilayah Kabupaten Sumedang. Bahwa kepemimpinan yang kuat bukan diukur dari jarak dan formalitas, melainkan dari keberanian untuk hadir, bekerja, dan berbaur bersama rakyat.

‎Di tengah tantangan musim hujan dan keterbatasan anggaran desa, semangat gotong royong dan kepemimpinan yang membumi terbukti menjadi solusi paling efektif—dan paling manusiawi.




Wahyu BK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2025 metronasionalnews All Right Reserved | CoverNews by AF themes.