15 Maret 2026

BSPS, Strategi Mengentaskan Kemiskinan Secara Terpadu di Sumedang

0

Sumedang | Metronasionalnews.com – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di Kabupaten Sumedang tidak hanya berfokus pada perbaikan rumah tidak layak huni, tetapi juga dirancang sebagai strategi terpadu untuk mengentaskan kemiskinan masyarakat secara menyeluruh.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir saat mendampingi Direktur Jenderal Kawasan Permukiman Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fitrah Nur, meninjau langsung rumah calon penerima BSPS di Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara, Jumat (13/3/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi rumah tidak layak huni (RTLH) yang akan menerima bantuan perbaikan melalui program BSPS dari pemerintah pusat.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyebutkan bahwa program BSPS di Sumedang memiliki pendekatan berbeda dibandingkan daerah lain. Program tersebut dirancang sebagai strategi terpadu untuk mengentaskan kemiskinan, bukan hanya sekadar memperbaiki rumah.

“BSPS di Sumedang kami jadikan sebagai strategi mengentaskan kemiskinan secara terpadu,” ujar Dony.

Ia menjelaskan, penerima BSPS dipastikan berasal dari data terpadu DTSEN dan BPS, khususnya masyarakat pada kelompok desil 1 dan desil 2 yang benar-benar masuk kategori miskin. Selain itu, pemerintah daerah juga memastikan para penerima bantuan memiliki jaminan perlindungan sosial.

“Penerima BSPS dipastikan memiliki BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Jika belum memiliki, langsung kami fasilitasi,” katanya.

Tidak hanya itu, program BSPS juga diperkuat dengan semangat gotong royong dari berbagai pihak.
Perusahaan dan BAZNAS turut memberikan tambahan stimulan yang secara keseluruhan mencapai sekitar Rp500 juta.

Bagi penerima manfaat yang memiliki minat berwirausaha, Pemkab Sumedang juga memfasilitasi akses permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat Daerah (KURDA) dengan bunga ringan sebesar 3 persen per tahun.

Sementara bagi penerima bantuan yang ingin bekerja, pemerintah akan memberikan pelatihan keterampilan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) dan membantu penyaluran kerja ke sejumlah perusahaan, termasuk Garuda Food dan pabrik baru yang akan beroperasi di wilayah Sumedang.

Pemerintah daerah juga memastikan anak-anak dari keluarga penerima bantuan tetap mendapatkan akses pendidikan dengan dukungan dari Dinas Pendidikan.

“Jadi bukan hanya rumahnya yang diperbaiki, tetapi juga kesehatan, pekerjaan, usaha, hingga pendidikan anak-anaknya kami perhatikan,” kata Dony.

Dalam proses pembangunan rumah, masyarakat sekitar juga dilibatkan melalui gotong royong yang dikoordinasikan oleh RT dan RW setempat.

Untuk tahap pertama, Kabupaten Sumedang mendapatkan sebanyak 552 unit BSPS dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, dengan sekitar 100 unit berada di wilayah Sumedang Kota.

Bupati Dony menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman atas dukungan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PKP atas bantuan BSPS ini. Insyaallah pada tahap berikutnya Sumedang juga akan kembali mendapatkan tambahan bantuan,” pungkasnya.

Wahyu BK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2025 metronasionalnews All Right Reserved | CoverNews by AF themes.