Bupati Sumedang Instruksikan Penertiban Saluran Air, Camat Diminta Tindak Bangunan Penghambat Aliran

Sumedang | Metronasionalnews.com – 9 April 2026. Pemerintah Kabupaten Sumedang mulai memperketat pengawasan terhadap kondisi saluran air di berbagai wilayah. Langkah ini dilakukan menyusul banyaknya saluran air yang tertutup atau beralih fungsi akibat pembangunan yang tidak sesuai, sehingga berpotensi mengganggu kelancaran aliran air dan memicu banjir saat musim hujan.
Melalui Surat Edaran Bupati Sumedang Nomor 26 Tahun 2026 tentang Penertiban Saluran Air dan Antisipasi Bencana Banjir, seluruh camat diinstruksikan untuk melakukan pemantauan dan evaluasi secara menyeluruh di wilayah masing-masing.
Bupati Sumedang menegaskan, perhatian utama diarahkan pada bangunan atau konstruksi yang menutup, mempersempit, maupun menghambat aliran air. Kondisi tersebut dinilai berisiko menimbulkan genangan hingga banjir, terutama saat curah hujan tinggi.
Para camat diminta tidak hanya melakukan pendataan, tetapi juga mengambil langkah konkret di lapangan. Salah satunya dengan memberikan imbauan secara masif dan persuasif kepada masyarakat, khususnya pemilik bangunan yang berdiri di atas atau di sekitar saluran air.
Selain itu, penertiban juga harus dilakukan secara bertahap dengan memberikan peringatan kepada pemilik bangunan serta menetapkan batas waktu untuk melakukan pembongkaran secara mandiri.
“Pendekatan persuasif harus dikedepankan, namun tetap tegas dalam penegakan aturan,” demikian penekanan dalam instruksi tersebut.
Apabila peringatan tidak diindahkan, camat diminta untuk berkoordinasi dengan aparat penegak peraturan daerah guna melakukan pembongkaran. Dalam hal ini, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama instansi terkait akan dilibatkan untuk memastikan penertiban berjalan sesuai ketentuan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya mitigasi bencana yang lebih luas, terutama dalam menghadapi potensi banjir di musim penghujan. Pemerintah daerah berharap, dengan normalisasi fungsi saluran air, risiko genangan dapat ditekan secara signifikan.
Di sisi lain, pemerintah juga menyampaikan apresiasi kepada para camat yang telah lebih dahulu melaksanakan instruksi tersebut di wilayahnya.
Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, penataan saluran air diharapkan dapat berjalan optimal, sehingga lingkungan menjadi lebih tertib, aman, dan terbebas dari ancaman banjir.
Wahyu BK
