13 April 2026

Dari 9 Jadi 20 Ekor, Warga Cijeungjing Sukses Kembangkan Ternak Domba BAZNAS‎

0



‎Sumedang | Metronasionalnews.com – Upaya pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat kembali menunjukkan hasil nyata. Warga Desa Cijeungjing, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang, berhasil mengembangkan bantuan ternak domba dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sumedang hingga lebih dari dua kali lipat dari jumlah awal.

‎Program yang digulirkan beberapa waktu lalu itu semula hanya memberikan 9 ekor domba kepada kelompok penerima manfaat. Namun, berkat pengelolaan yang baik dan ketekunan warga, jumlah tersebut kini telah berkembang menjadi lebih dari 20 ekor.

‎Keberhasilan ini tak lepas dari peran aktif dua warga setempat, Kang Aji dan Kang Lian, yang secara konsisten merawat dan mengelola ternak tersebut. Dengan pendekatan sederhana namun penuh komitmen, keduanya mampu menjaga kesehatan ternak sekaligus mengembangkan populasi secara bertahap.

“Awalnya hanya 9 ekor, sekarang alhamdulillah sudah lebih dari 20 ekor. Ini jadi motivasi bagi kami untuk terus berusaha,” ujar Kang Aji saat ditemui di lokasi peternakan.


‎Program bantuan ternak dari BAZNAS Sumedang ini menjadi salah satu bentuk nyata pemberdayaan ekonomi umat. Tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan, program ini juga mendorong penerima manfaat untuk mandiri dan produktif dalam jangka panjang.

‎Dampaknya pun mulai dirasakan langsung oleh warga. Hasil ternak domba kini menjadi sumber penghasilan tambahan yang membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga. Selain itu, keberadaan ternak juga membuka peluang usaha lain di lingkungan sekitar.
‎Kang Lian mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi peningkatan ekonomi keluarganya.

‎“Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Sumedang. Bantuan ini benar-benar membantu dan memberi harapan untuk kehidupan yang lebih baik,” ungkapnya.

‎Keberhasilan warga Cijeungjing ini menjadi bukti bahwa program bantuan yang dikelola dengan baik dapat memberikan dampak berkelanjutan. Sinergi antara lembaga pemberi bantuan dan kesungguhan penerima manfaat menjadi kunci utama keberhasilan.

‎Ke depan, capaian ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat lain untuk memanfaatkan bantuan secara produktif. Dengan kerja keras dan pengelolaan yang tepat, bantuan yang diberikan tidak hanya habis dikonsumsi, tetapi mampu berkembang menjadi sumber penghidupan yang berkelanjutan.

Wahyu BK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2025 metronasionalnews All Right Reserved | CoverNews by AF themes.