Dari Kare untuk Jawa Timur: Inovasi, Bukan Sekadar Bangunan

Madiun || Metronasionalnews — Di tengah sejuknya udara pegunungan Kare, langkah Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Anies Agung Peawai, menyiratkan lebih dari sekadar kunjungan kerja. Kamis, 4 September 2025, menjadi saksi ketika pendidikan vokasi tidak hanya dibicarakan, tetapi benar-benar ditunjukkan: hidup, bernapas, dan bergerak maju.
Baca Juga:Bupati Madiun Hari Wuryanto Serukan Persatuan dan Kewaspadaan terhadap Hoaks
Disambut dengan tarian “Pendekar Madiun” dan musik band siswa, wajah-wajah muda SMKN 1 Kare menyapa dengan semangat yang bukan basa-basi. Di balik sambutan budaya itu, tersembunyi pesan penting: pendidikan harus membumi sekaligus melesat tinggi.
Mengitari ruang ruang sekolah, Anies Agung menyaksikan sendiri wajah baru dari pendidikan vokasi yang tak lagi konvensional. Sistem hidroponik bio-elektrik, taman mini yang hijau dan tertata, ruang belajar yang dirancang penuh rasa semuanya bicara satu hal: sekolah ini sedang menulis masa depannya sendiri.
“SMKN 1 Kare menunjukkan bagaimana sekolah bisa menjadi ruang tumbuh yang kreatif dan progresif,” ujar Anies, matanya menelusuri lingkungan yang kini lebih dari sekadar tempat belajar. “Inovasi yang tumbuh di sini bukan hanya soal fasilitas, tapi juga soal semangat dan daya hidup.”
Baca Juga:Kejati Jabar Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Dalam Pemberian Kredit Bank Di ciamis
Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum penyaluran bantuan afirmasi bagi siswa bukan sekadar angka dalam daftar, tapi anak-anak muda yang diberi peluang yang layak mereka dapatkan. Bantuan ini menjadi representasi dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap akses pendidikan yang lebih adil dan merata.
Tak ada seremoni kosong di sini. Tak ada peresmian yang hanya menjadi catatan administratif. Apa yang terjadi di SMKN 1 Kare adalah narasi tentang sekolah yang menolak diam, tentang generasi muda yang tak ingin sekadar menunggu, dan tentang sistem pendidikan yang sedang pelan tapi pasti bertransformasi.
Dari Kare, gema perubahan itu mengalir. Bukan hanya membangun gedung, tapi membangun harapan.
(SGTA)
