17 Maret 2026

Demi Keselamatan Warga, Wabup Magetan Soroti Pencurian Penutup Drainase: Jangan Anggap Sepele

0

Magetan – Suasana hangat penuh keakraban mewarnai pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Magetan dengan para insan media di Gedung Pendopo Surya Graha, Senin (16/3/2026). Namun di balik suasana santai tersebut, terselip keprihatinan mendalam dari pemerintah daerah terkait maraknya pencurian penutup drainase di sejumlah titik jalan di Kabupaten Magetan.

Wakil Bupati Magetan menilai, hilangnya penutup drainase bukan sekadar persoalan kehilangan fasilitas umum. Lebih dari itu, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan ancaman serius bagi keselamatan masyarakat, terutama bagi para pengguna jalan

.

Lubang drainase yang terbuka kerap luput dari perhatian, terlebih ketika tertutup genangan air saat hujan atau ketika malam hari dengan pencahayaan yang minim. Situasi ini dapat membahayakan pengendara sepeda motor maupun pejalan kaki yang melintas tanpa menyadari adanya lubang menganga di jalan.

“Kalau dilihat dari segi harga mungkin tidak seberapa, tetapi dampaknya sangat besar. Ini menyangkut keselamatan masyarakat. Lubang drainase yang terbuka bisa membuat orang terperosok bahkan memicu kecelakaan,” ujarnya dengan nada serius.

Menurutnya, tindakan pencurian fasilitas publik tersebut tidak hanya merugikan pemerintah daerah dari sisi anggaran, tetapi juga merugikan masyarakat luas yang setiap hari menggunakan fasilitas tersebut. Sarana yang dibangun dari uang rakyat seharusnya dijaga bersama, bukan justru dirusak atau dicuri oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Pemerintah Kabupaten Magetan pun mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga fasilitas umum di lingkungannya. Partisipasi warga dinilai sangat penting sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap keamanan dan kenyamanan ruang publik.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong aparat terkait untuk meningkatkan pengawasan serta menindak tegas para pelaku pencurian penutup drainase agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Fenomena pencurian penutup drainase sendiri bukan hal baru. Bahan besi yang memiliki nilai jual kerap menjadi incaran oknum tertentu. Akibatnya, lubang drainase yang seharusnya tertutup rapat justru menganga di trotoar maupun badan jalan, menyisakan potensi bahaya bagi siapa pun yang melintas.

Pemerintah Kabupaten Magetan berharap kesadaran kolektif masyarakat dapat terus tumbuh. Fasilitas publik sejatinya dibangun untuk kepentingan bersama, sehingga menjaga dan merawatnya merupakan tanggung jawab semua pihak.

Dengan pengawasan yang lebih ketat serta kepedulian masyarakat yang semakin kuat, diharapkan ruang-ruang publik di Magetan tetap aman, nyaman, dan terbebas dari potensi bahaya yang mengancam keselamatan warga.(sgta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2025 metronasionalnews All Right Reserved | CoverNews by AF themes.