DPK BKPRMI Sumedang Selatan Borong Peserta Terbanyak di Jalan Santai Milad ke-48

Sumedang | Metronasionalnews.com – Halaman PPS Pemkab Sumedang pada Minggu pagi, 14 September 2025, seolah menjadi samudra manusia yang berdenyut dalam irama kebersamaan. Ribuan langkah berjejak dalam kegiatan Jalan Santai memperingati Milad ke-48 Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI).
Dari keramaian itu, DPK BKPRMI Sumedang Selatan tampil paling menonjol. Mereka mengirimkan 176 peserta dari 40 lembaga TPA yang tersebar di wilayahnya. Derap langkah itu bukan hanya angka, tetapi simbol soliditas yang kokoh bagai anyaman tikar persaudaraan.
Acara semakin semarak dengan penampilan artis dangdut jebolan Dangdut Academy Indosiar, Alfin Habib, yang berhasil menggoyang suasana. Sementara itu, keberuntungan juga berpihak pada DPK Sumedang Selatan. Sejumlah peserta mereka berhasil membawa pulang doorprize, di antaranya Ihat (TPA Al-Hidayah), Tatang (Miftahul Ilmi Leles), Nining (Baitul Mu’min), Miftah (Asy Syahadah), Reni K (Al Ihsan Margacinta), M. Isnanda (At Taqwa), Rani (Al Istiqomah Cipancar), Hasanah (Nurul Jihad), Yani (Jarrul Khoer), dan Tati (An Nuur Hidayah). Tak hanya hadiah, DPK Sumedang Selatan pun dinobatkan sebagai juara dengan peserta terbanyak.

Ketua DPK BKPRMI Sumedang Selatan, Mulyadi, tak kuasa menyembunyikan kebahagiaannya. Menurutnya, jalan santai bukan sekadar olahraga ringan, melainkan jembatan yang menghubungkan hati para ustadz dan ustadzah se-Kabupaten Sumedang.
“Tidak setiap saat kami bisa bertatap muka dengan guru ngaji dari berbagai kecamatan. Momen ini adalah ruang terbaik untuk saling mengenal lebih jauh dan mempererat tali silaturahmi,” ujarnya penuh semangat.

Senada, Sekretaris DPK BKPRMI Sumedang Selatan, Deti Sri Rohayati, menyebut Milad ke-48 ini harus menjadi titik pijak baru. Ia berharap semangat kebersamaan bisa menumbuhkan soliditas sekaligus meningkatkan kompetensi para guru ngaji.
“Kami ingin para ustadz dan ustadzah semakin profesional, sehingga mampu menyuguhkan proses pembelajaran yang optimal bagi generasi Qur’ani,” ungkapnya.
Peringatan Milad BKPMRI ke-48 ini pun tak hanya meninggalkan jejak langkah di jalanan Sumedang, melainkan juga jejak persaudaraan yang semakin erat—ibarat benang-benang silaturahmi yang ditenun menjadi kain kebersamaan yang kuat dan indah.
Wahyu BK
