6 Maret 2026

Integrasikan Nilai Religi dan Lingkungan, PKBM Insan Desa Gelar Pesantren Ekologi di Sumedang

0

​Sumedang | Metronasionalnews.com – 5 Maret 2026. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Insan Desa melakukan terobosan dalam mengisi bulan suci Ramadhan 1447 H dengan menyelenggarakan “Pesantren Ekologi”. Kegiatan ini mengintegrasikan pemahaman spiritual mendalam dengan tanggung jawab nyata terhadap kelestarian alam bagi para warga belajar.

​Bertempat di Sekretariat PKBM Insan Desa, rangkaian acara resmi dibuka pada Kamis (5/3/2026). Program ini dirancang untuk menjawab tantangan krisis lingkungan global melalui perspektif agama dan aksi sosial nyata.

​Membangun Kesadaran “Khalifah Fil Ardh”

​Tutor yang bertugas sebagai penceramah PKBM Insan Desa, Tisno Sutisna, S.Pd., dalam tausiah ekologinya menekankan bahwa menjaga alam adalah bagian dari ibadah.

​”Islam mengajarkan kita sebagai pengelola bumi, bukan perusak. Melalui Pesantren Ekologi ini, kami ingin siswa tidak hanya saleh secara ritual, tapi juga saleh secara sosial dan lingkungan,” ujarnya saat membuka acara secara simbolis.

​Pada hari kedua (6/3), materi berfokus pada landasan teologis bertema “Manusia Sebagai Khalifah di Bumi”. Pemateri Hj. Karmilah memaparkan bahwa larangan merusak alam adalah perintah agama yang setara dengan perintah ibadah lainnya, guna menjaga keseimbangan ekosistem yang telah diciptakan Tuhan.

​Dari Teori ke Aksi Nyata

​Puncak kegiatan pada Sabtu (7/3) menghadirkan edukasi teknis mengenai isu lingkungan kontemporer. Pemateri Twi Minto Saestu menyoroti bahaya sampah plastik dan perubahan iklim yang kian mengkhawatirkan.

​Tak hanya teori, para siswa PKBM Insan Desa juga melakukan serangkaian aksi nyata sebagai bentuk implementasi nilai Hablum Minannas (hubungan antar manusia) dan Hablum Minal ‘Alam (hubungan dengan alam):

​Edukasi Plastik & Penghijauan: Mendorong peran aktif pelajar dalam mengurangi sampah plastik.

​Program Rantang Kanyaah: Penyaluran bantuan makanan sebagai wujud kepedulian sosial bagi warga sekitar.

​Berbagi Takjil Gratis: Aksi kolektif siswa dalam berbagi kebahagiaan berbuka puasa.

​Buka Puasa Bersama: Menutup rangkaian kegiatan dengan mempererat silaturahmi antar warga belajar dan pengelola.

​Pendidikan Kesetaraan yang Relevan

​Melalui format Pesantren Kilat (Sanlat) yang inovatif ini, PKBM Insan Desa membuktikan bahwa pendidikan kesetaraan mampu bersaing dalam memberikan edukasi yang relevan dengan tantangan zaman. Program ini diharapkan dapat mencetak generasi yang mampu menjadi solusi atas masalah lingkungan global dari akar rumput.

Wahyu BK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2025 metronasionalnews All Right Reserved | CoverNews by AF themes.