Jalan Kabupaten Penghubung Desa Mekarjaya-Sadang Mekar Memprihatinkan, Pemerintah Didesak untuk Perbaiki

Bandung Barat, 8 Agustus 2025, Jalan Kabupaten Penghubung Desa Mekar Jaya–Sadang Mekar Kian Memprihatinkan, Warga Mohon Perhatian – Keprihatinan menyelimuti warga di Kampung Cipada Girang, Desa Mekar Jaya (Kecamatan Cikalong Wetan), menyusul kondisi jalan kabupaten sepanjang sekitar 500 meter yang menghubungkan mereka dengan Desa Sadang Mekar (Kecamatan Cisarua) kini rusak parah. Jalan ini, yang merupakan jalur vital trayek angkutan umum Padalarang–Cipada, kini menyulitkan mobilitas dan berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari warga.
Baca Juga:Bea Cukai Bandung Kembali Gelar Monitoring Harga Transaksi Pasar Hasil Tembakau
“Miris… jalan kabupaten sepanjang 500 m yang menghubungkan Desa Mekar Jaya dan Desa Sadang Mekar hancur…,” ungkap salah seorang warga melalui naskah kerangka yang menjadi dasar laporan ini. Karakteristik rusak yang disebut “Ruksak parah sekali” bahkan menyiratkan urgensi penanganan segera.
Adang, seorang sopir angkutan umum trayek Padalarang–Cipada, menegaskan, “kondisi jalan rusak, kita pun harus hati-hati. Karena kalau tidak hati-hati bawa kendaraan-nya akan cepat rusak.” Pernyataan tersebut memperkuat sentimen warga akan dampak nyata kondisi infrastruktur terhadap keseharian mereka.
Baca Juga:Rapat Pansus RPJMD DPRD Kabupaten Bandung Barat Dengan Dinas Pemerintahan
Data historis memperkuat betapa peliknya permasalahan infrastruktur di wilayah Bandung Barat. Misalnya, delapan ruas jalan di beberapa kecamatan seperti Padalarang dan Cisarua telah direncanakan diperbaiki sejak Mei 2024 dengan anggaran sekitar Rp 60 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) . Namun, hingga kini banyak jalan rusak — termasuk di Desa Mekar Jaya–Sadang Mekar — yang belum mendapatkan perbaikan konkret.
Situasi serupa juga terjadi di lokasi lain. Jalan rusak di Blok Salim dan Kebon Kelapa, Desa Kertajaya, Kecamatan Padalarang, masih belum ada tanda-tanda perbaikan, meski kondisinya semakin memprihatinkan . Secara umum, laporan terbaru menyatakan bahwa kerusakan jalan tersebar di hampir semua kecamatan di Bandung Barat .
Warga tentu berharap pemerintah Kabupaten Bandung Barat segera memberikan perhatian khusus terhadap kondisi ini, terlebih menyusul agenda penting seperti bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri di tahun mendatang. “Tolong kepada pemerintah Bandung Barat untuk segera diperbaiki. Apalagi tidak lebih dari setahun ke depan akan menghadapi bulan Ramadhan dan lebaran,” pinta warga dalam naskah kerangka tersebut.
Kondisi ini menegaskan pentingnya respons cepat dan strategis dari pemerintah daerah. Infrastruktur jalan adalah urat nadi perekonomian dan sosial masyarakat. Perbaikan bukan sekadar kebutuhan fisik—melainkan investasi bagi kesejahteraan dan kenyamanan warga yang menggunakan jalan ini setiap hari.
(As.ker)
