5 April 2026

Kejari Sumedang Musnahkan Barang Bukti, Tegaskan Transparansi dan Komitmen Lawan Narkoba‎

0


‎Sumedang | Metronasionalnews.com – Kejaksaan Negeri Sumedang menggelar pemusnahan barang bukti hasil tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap, Senin (30/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman kantor Kejari Sumedang ini menjadi bentuk nyata transparansi dan akuntabilitas penegakan hukum kepada masyarakat.

‎Barang bukti yang dimusnahkan didominasi oleh narkotika dan obat-obatan terlarang, seperti trihexyphenidil, hexsimer, dextro, tramadol, clonazepam, diazepam, hingga zipras. Selain itu, turut dimusnahkan pula berbagai barang lain yang digunakan dalam tindak kejahatan, termasuk senjata tajam dan perlengkapan pendukung aksi kriminal.

‎Kepala Kejaksaan Negeri Sumedang, Sarta, SH., MH, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari keterbukaan institusi kepada publik. Menurutnya, pemusnahan barang bukti penting dilakukan secara terbuka agar masyarakat mengetahui bahwa seluruh proses hukum berjalan sesuai aturan.

‎“Ini bagian dari transparansi, agar masyarakat tahu bahwa barang bukti tidak disalahgunakan, melainkan dimusnahkan sesuai ketentuan,” ujarnya.

‎Selain dimusnahkan, sejumlah barang bukti juga dirampas untuk negara, khususnya yang berkaitan dengan perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), pencurian, dan narkotika. Barang-barang tersebut akan dilelang sesuai mekanisme yang berlaku, mulai dari kendaraan, telepon genggam, hingga aset berupa tanah dan bangunan.

‎Kejari Sumedang juga menegaskan kebijakan penyitaan kendaraan yang digunakan sebagai sarana kejahatan. Langkah ini dinilai efektif dalam menekan angka kriminalitas, karena pelaku tidak hanya menjalani hukuman pidana, tetapi juga kehilangan alat yang digunakan untuk melakukan kejahatan.


‎Sementara itu, Dony Ahmad Munir menyampaikan apresiasi atas kinerja aparat penegak hukum yang dinilai konsisten dan profesional dalam menjalankan tugas. Ia menilai, pemusnahan barang bukti bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi memiliki makna penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap hukum.

‎“Ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa hukum harus ditegakkan dan masyarakat harus taat hukum,” kata Dony.

‎Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah kepada masyarakat, sekaligus mengajak untuk memperkuat nilai kebersamaan dan meningkatkan ketakwaan.

‎Lebih jauh, Dony menyoroti maraknya peredaran narkoba dan minuman keras yang dinilai sebagai ancaman serius bagi generasi muda serta ketertiban masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen untuk bersinergi dalam memerangi peredaran barang terlarang tersebut.

‎“Ini ancaman serius. Kita harus bersama-sama melawan narkoba dan miras demi masa depan anak cucu kita,” tegasnya.

‎Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen aparat penegak hukum di Sumedang untuk bekerja secara terbuka, profesional, dan bertanggung jawab. Di tengah meningkatnya tantangan kejahatan, transparansi menjadi kunci penting dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus memperkuat upaya pemberantasan tindak pidana di daerah.




Wahyu BK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2025 metronasionalnews All Right Reserved | CoverNews by AF themes.