14 Maret 2026

Lima Warga Sumedang yang Terlantar di Papua Akhirnya Pulang, Bupati Dony: Jadi Pelajaran Agar Waspada Tawaran Kerja

0

Sumedang | Metronasionalnews.com – Lima warga Kabupaten Sumedang yang sempat terlantar di Papua akhirnya kembali ke kampung halaman. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir bersama Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika di Pos Pelayanan Terpadu Polres Sumedang, kawasan Terminal Ciakar Sumedang, Jum’at (13/3/2025) malam.

Bupati Dony mengungkapkan rasa syukur karena kelima warga tersebut dapat kembali ke Sumedang dengan selamat setelah sebelumnya mengalami kesulitan saat bekerja di Kabupaten Yahukimo, Papua.

“Alhamdulillah malam hari ini saya bersama Pak Kapolres menerima kedatangan lima warga Sumedang yang kemarin terlantar di Papua, tepatnya di Yahukimo. Sekarang sudah sampai di Sumedang berkat bantuan Pak Gubernur Jawa Barat, kemudian dijemput oleh Dinas Kesehatan Sumedang serta dukungan dari Pak Kapolres dan Pemda Sumedang,” ujar Dony.

Menurutnya, kelima warga tersebut awalnya berangkat ke Papua karena tergiur tawaran pekerjaan dengan iming-iming gaji besar. Mereka dijanjikan bekerja di wilayah perkotaan, namun setelah tiba justru ditinggalkan oleh pihak yang merekrut mereka.

“Mereka ini sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan di Sumedang. Karena sedang tidak ada pekerjaan, ada yang menawarkan kerja dengan upah besar dan katanya tidak di pedalaman. Ternyata setelah berangkat, mereka justru ditinggalkan,” katanya.

Setibanya di Sumedang, kelima warga tersebut langsung mendapatkan pemeriksaan kesehatan dari tim Dinas Kesehatan. Hal ini dilakukan karena selama berada di Papua mereka mengalami berbagai kesulitan, bahkan salah satunya sempat terserang malaria.

“Alhamdulillah sekarang semuanya sudah kembali dan dalam keadaan sehat. Nanti akan dicek kesehatannya, kemudian diantar ke rumah masing-masing supaya bisa berkumpul dengan keluarga dan menjalankan puasa serta Lebaran bersama,” tambahnya.

Bupati Dony menegaskan, peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan yang tidak jelas.

“Ini menjadi pembelajaran penting bagi kita semua. Masyarakat harus lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan yang tidak jelas. Mudah-mudahan ke depan mereka bisa bekerja di Sumedang dan sekarang bisa berbahagia berkumpul dengan keluarga menjelang Lebaran,” ungkapnya.

Kapolres Sumedang Sandityo turut mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan dari pihak yang tidak jelas, terutama yang menjanjikan pekerjaan di luar daerah dengan imbalan besar.

“Kami menghimbau masyarakat agar waspada terhadap calo-calo yang menawarkan pekerjaan di luar daerah. Jangan mudah tergiur. Jika ada penawaran kerja dari orang yang tidak dikenal, sebaiknya dilaporkan ke pihak kepolisian agar bisa kami cek kebenarannya,” ujarnya.

Ia menilai kejadian seperti ini kemungkinan tidak hanya terjadi sekali. Banyak kasus serupa yang tidak terungkap karena tidak diketahui publik.

“Yang ini mungkin diketahui karena sempat viral. Namun bisa saja masih ada kejadian lain yang serupa. Karena itu masyarakat harus lebih berhati-hati,” katanya.

Ke depan, Kapolres bersama Bupati Sumedang juga berupaya membantu mencarikan pekerjaan bagi kelima warga tersebut di wilayah Sumedang agar tidak perlu kembali bekerja jauh ke luar daerah.

“Insyaallah kami akan mencoba menyalurkan mereka ke beberapa perusahaan atau tempat kerja yang ada di Sumedang,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga yang dipulangkan, Dedi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kepulangan mereka hingga kembali ke Sumedang dengan selamat.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur bisa pulang. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu, terutama pak Gubernur Jawa Barat, Pak Bupati dan Pak Kapolres yang sudah memfasilitasi sehingga kami bisa kembali ke Sumedang dengan selamat dan berkumpul lagi dengan keluarga,” ucapnya.

Wahyu BK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2025 metronasionalnews All Right Reserved | CoverNews by AF themes.