Marhaban Ya Ramadhan, Sonia Sugian: Saatnya Menerangi Hati dan Menumbuhkan Kepedulian

Sumedang | Metronasionalnews.com — Datangnya bulan suci Ramadhan selalu membawa suasana yang berbeda. Ada ketenangan yang pelan-pelan menyelimuti, ada harapan yang kembali disusun, dan ada doa-doa yang dipanjatkan dengan lebih khusyuk dari biasanya. Di momentum Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi ini, Anggota DPRD Kabupaten Sumedang Komisi IV, Sonia Sugian, S.H., M.H., M.Tr.IP., menyampaikan ucapan dan refleksi yang sarat makna bagi masyarakat.
“Marhaban Ya Ramadhan! Semoga cahaya bulan ini mampu menerangi sudut-sudut gelap dalam hati kita dan membawa kedamaian yang kita cari sepanjang tahun,” tuturnya dengan penuh harap.
Bagi Sonia, Ramadhan bukan sekadar rutinitas ibadah tahunan. Lebih dari itu, ia adalah ruang pembinaan diri—tempat manusia belajar kembali tentang kesabaran, kejujuran, kepedulian, dan tanggung jawab. Nilai-nilai yang menurutnya sangat relevan, bukan hanya dalam kehidupan pribadi, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Sebagai anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sumedang yang membidangi pembangunan infrastruktur dan lingkungan hidup, Sonia melihat Ramadhan juga sebagai momentum refleksi kolektif. Pembangunan, katanya, bukan hanya soal fisik dan angka-angka, tetapi tentang bagaimana menghadirkan kemaslahatan yang berkelanjutan.
“Infrastruktur yang baik harus berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Lingkungan yang terjaga adalah warisan untuk generasi mendatang. Ramadhan mengajarkan kita untuk lebih peduli—tidak hanya kepada sesama, tetapi juga kepada alam tempat kita hidup,” ujarnya.
Di tengah dinamika pembangunan daerah, Sonia mengajak masyarakat untuk menjadikan bulan suci sebagai titik balik memperkuat solidaritas sosial. Ia percaya, kedamaian yang dicari sepanjang tahun sering kali berawal dari hati yang bersih dan niat yang lurus.
Ramadhan, menurutnya, adalah cahaya.
Cahaya yang menyinari relung hati, menenangkan pikiran, sekaligus menumbuhkan semangat berbagi. Dari meja makan sederhana saat sahur, dari doa-doa panjang di penghujung malam, hingga dari tangan-tangan yang saling membantu—semuanya menjadi bagian dari mozaik keindahan bulan suci.
Di akhir pesannya, Sonia berharap Ramadhan 1447 H menjadi bulan yang penuh keberkahan bagi seluruh masyarakat Sumedang.
“Semoga setiap amal diterima, setiap doa dikabulkan, dan setiap langkah kita selalu berada dalam ridha-Nya. Mari kita jadikan Ramadhan sebagai awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan masyarakat yang lebih harmonis.”
Ramadhan kembali hadir. Dan seperti cahaya fajar yang perlahan menyingsing, harapan pun kembali tumbuh—di hati setiap insan yang menyambutnya dengan iman dan ketulusan.
Wahyu BK
