Pabrik BYD di Subang Segera Beroperasi, Anggota DPR Ateng Sutisna Ingatkan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

JAKARTA – Anggota Komisi XII DPR RI, Ateng Sutisna, menyambut positif rencana pengoperasian pabrik mobil listrik BYD di kawasan Subang Smartpolitan pada awal 2026. Investasi senilai Rp11 triliun ini diprediksi akan menjadi mesin baru bagi ekonomi nasional dan daerah.
Poin-Poin Utama:
- Lapangan Kerja Masif: Pabrik ini diperkirakan mampu menyerap lebih dari 18.000 tenaga kerja. Ateng menegaskan agar warga lokal Subang harus menjadi prioritas utama dalam perekrutan, bukan tenaga kerja asing atau luar daerah.
- Kesiapan SDM: Ia mengapresiasi langkah Pemprov Jabar yang telah menyiapkan 4.500 lulusan SMA/SMK bersertifikat untuk siap bekerja, guna memastikan terjadinya transfer teknologi.
- Ramah Lingkungan: Ateng mengingatkan agar operasional pabrik tetap mengutamakan standar lingkungan (AMDAL) yang ketat. Pengelolaan limbah dan penggunaan teknologi hemat energi tidak boleh ditawar demi menjaga kualitas hidup warga.
- Efek Ekonomi: Selain mengurangi pengangguran, kehadiran BYD diharapkan menghidupkan sektor UMKM, logistik, dan properti di sekitar Subang.
“Investasi besar ini harus kita kawal bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh rakyat, bukan hanya angka di atas kertas,” tutup Ateng.
Dul
