Pasca-Pembongkaran, Pedagang Pasar Palasari Ciater Subang Minta Perhatian Gubernur

Ciater, Subang – Puluhan pedagang Pasar Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, menyuarakan keresahan mereka setelah tempat usaha mereka dibongkar. Mereka meminta perhatian langsung dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), untuk dicarikan solusi agar bisa kembali berjualan.
Baca Juga:Dedi Mulyadi Jika Terpilih Jadi Gubernur Jabar Bakal Mengadakan Ambulance Laut dan Udara
Salah satu perwakilan pedagang, Eko, mengungkapkan bahwa para pedagang merasa dizalimi karena kehilangan mata pencaharian tanpa adanya solusi yang jelas. “Kami mohon tolong kami, bantu kami. Pasar yang biasa kami jualan sudah dibongkar. Kami tidak akan protes terhadap program gubernur, tapi kami mohon fasilitasi kami agar bisa kembali lagi berjualan,” tutur Eko pada 20 Agustus 2025.
Eko, yang juga merupakan salah satu pengurus pasar, menambahkan bahwa para pedagang telah memenuhi kewajiban mereka selama ini, baik dengan membeli atau menyewa lapak, serta membayar retribusi karcis harian. Kondisi ini menimbulkan kebingungan bagi mereka, terutama terkait bentuk kerja sama antara pengelola pasar dan pemerintah.

Masyarakat Terdampak, Keluhkan Jarak Belanja yang Jauh
Dampak dari pembongkaran pasar ini tidak hanya dirasakan oleh para pedagang, tetapi juga oleh masyarakat umum. Seorang warga setempat mengaku bingung harus berbelanja kebutuhan rumah tangga ke mana.
“Kalau Pasar Palasari Ciater dibongkar, kami bingung mau belanja ke mana. Masa harus ke Pasar Jalancagak? Itu kan jauh,” keluh warga tersebut.
Baca Juga:Pelantikan DPD Apdesi Jawa Barat di Gedung Sate Berjalan Lancar,Begini Kata KDM !!
Dengan situasi yang ada, para pedagang dan masyarakat berharap Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat segera turun tangan. Mereka meminta perhatian serius dari pihak berwenang untuk memberikan solusi, agar aktivitas ekonomi masyarakat bisa kembali pulih dan kebutuhan pokok warga sekitar dapat terpenuhi dengan mudah.
Dul
