25 Februari 2026

Pelantikan Empat Kades PAW di Sumedang, Bupati Dony Munir Ingatkan Pentingnya Integritas dan Prioritas Desa

0



‎Sumedang | Metronasionalnews.com  – Suasana penuh haru dan semangat menyambut momentum penting terjadi di Gedung Negara Sumedang, Rabu (25/2/2026). Sebanyak empat kepala desa pengganti antar waktu (PAW) resmi dilantik oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir. Pelantikan ini menjadi langkah konkret menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat fondasi pembangunan desa yang berkelanjutan.

‎Pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari Keputusan Bupati Sumedang terkait pengesahan calon kepala desa terpilih yang berlaku sejak 25 Februari 2026. Keempat kepala desa yang dilantik masing-masing adalah Maman Setiawar untuk Desa Cibugel, Irin Sutarna di Desa Lebaksiuh (Jatigede), D.D. Erik Hendraji di Desa Cipelang (Ujungjaya), dan Ilah Marliana di Desa Cieunteung (Darmaraja). Mereka akan menjalankan tugas hingga masa jabatan berakhir pada tahun 2028-2029 sesuai ketentuan undang-undang.

‎Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dengan pengambilan sumpah dan janji jabatan sebagai simbol tanggung jawab moral sekaligus komitmen administratif terhadap masyarakat desa. Dalam sambutannya, Bupati Dony Ahmad Munir menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas, melainkan awal dari amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT dan masyarakat.

‎“Pelantikan ini adalah titik awal dari sebuah perjalanan panjang penuh tantangan dan peluang,” ujar Dony dalam pidatonya. Ia menegaskan bahwa seorang kepala desa harus bekerja dengan hati nurani, integritas tinggi, serta mampu hadir di tengah masyarakat sebagai solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi.



‎Bupati juga menyoroti betapa pentingnya peran desa sebagai tulang punggung bangsa. Jika desa kuat dan mandiri, maka kekuatan kabupaten hingga nasional pun akan semakin kokoh. Oleh karena itu, prioritas utama yang harus diperhatikan para kepala desa adalah pembangunan manusia melalui penanggulangan kemiskinan, penanganan stunting, peningkatan kualitas rumah tidak layak huni (Rutilahu), serta pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

‎Dony menekankan perlunya data yang akurat dalam menentukan sasaran bantuan kemiskinan agar program benar-benar berdampak nyata. Ia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penanganan stunting melalui pemenuhan gizi optimal dan sanitasi lingkungan yang baik.

‎Selain itu, perhatian terhadap perbaikan infrastruktur dasar seperti Rutilahu menjadi salah satu fokus utama. Kepala desa diminta aktif mengidentifikasi warga membutuhkan serta memperjuangkan bantuan dari berbagai sumber dana baik pusat maupun daerah. Pengelolaan sampah juga tidak kalah penting; pembangunan Tempat Pemrosesan Sampah Sementara (TPS) dan edukasi memilah sampah organik serta anorganik diharapkan mampu menciptakan lingkungan bersih dan sehat.

‎Mengakhiri sambutannya, Dony mengingatkan bahwa meskipun jabatan memiliki batas waktu, jejak kebaikan dan manfaat nyata bagi masyarakat akan dikenang selamanya. Ia berharap para kepala desa mampu meninggalkan warisan pembangunan yang membawa kemajuan sekaligus membanggakan generasi penerus.

‎Pelantikan ini menjadi momentum bersejarah sekaligus suntikan semangat baru bagi seluruh warga desa di Kabupaten Sumedang. Dengan doa dan tekad kuat dari para pemimpin baru ini, harapan akan desa yang lebih maju dan sejahtera semakin dekat menjadi kenyataan.


‎Wahyu BK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2025 metronasionalnews All Right Reserved | CoverNews by AF themes.