Pengabdian Kepada Masyarakat : Universitas Sangga Buana Membina Pembudidaya Ikan Nila Di Desa Baginda Menerapkan ” SMART AQUACULTURE BERBASIS IOT”
SUMEDANG | METRONASIONALNEWS.com – Universitas Sangga Buana YPKP Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan kelompok masyarakat produktif berbasis teknologi melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema “Penerapan Smart Aquaculture Berbasis Internet of Things (IOT) untuk Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Pembudidaya Ikan Nila”.
Kegiatan ini menyasar para pembudidaya ikan nila yang tergabung dalam kelompok pembudidaya ikan Tirta Mukti Desa Baginda Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, pada hari Selasa, 1 Juli 2025.
Pelaksanaan kegiatan ini didanai dengan hibah Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemendiktiristek Republik Indonesia Tahun 2025 dengan skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM).
Tim pelaksana terdiri dari tiga dosen Universitas Sangga Buana YPKP Bandung, yaitu:
Muhamad Nurdin Abdul Muhaemin, M.Kom. (Ketua), Dr. Sri Wahyuni, M.M.,
dan Edwar J Ramdon, M.T.,
dibantu oleh dua mahasiswa dari Program Studi D3 Teknik Informatika, yakni Fadhil Firdaus Adha dan Fikry Faturrahman.
Ketua Tim Muhamad Nurdin saat di temui jurnalis Metro Nasional New menyampaikan dalam program tersebut menitik beratkan pada dua aspek utama yaitu pengelolaan budidaya dan pemasaran hasil produksi ikan nila, yang dikembangkan melalui pemanfaatan teknologi berbasis Internet of Things (IoT).

“Kami berkomitmen melakukan pengabdian kepada masyarakat melalui pembinaan kelompok masyarakat produktif agar mampu meningkatkan skala usahanya”, terang Nurdin.
Selajutnya Nurdin menambahkan bahwa hal yang dilakukan meliputi upgrade pengetahuan cara budidaya ikan dengan metode bioflok, penerapan aplikasi smart aquaculture berbasis IoT agar pembudidaya terbantu untuk mengontrol kualitas air kolam, optimasi pengolahan hasil budidaya, sertifikasi dan pengemasan produk olahan ikan dan optimasi pemanfaatan pemasaran digital.
“Penerapan teknologi smart aquaculture ini dirancang untuk membantu para pembudidaya ikan dalam memantau kondisi kolam secara real-time, seperti kualitas air, suhu, dan pemberian pakan otomatis, guna meningkatkan efisiensi dan hasil panen”, tuturnya
Nurdin berharap dengan dukungan berbagai pihak dan pendekatan teknologi tepat guna, “diharapkan kegiatan ini menjadi pemantik bagi lahirnya inovasi dan transformasi digital di sektor perikanan desa, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan”, pungkasnya
Kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai pihak penting, di antaranya:
Dra. Dewi Yuliani, M.P., Direktur Perencanaan Teknis Pengembangan Ekonomi dan Investasi Kementerian Desa RI, Asep Aan Dahlan, S.Sos., M.Si., Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Sumedang, Para Kepala Bidang Dinas Perikanan dan Peternakan Kab. Sumedang, Kepala UPTD Perikanan dan Peternakan Kab. Sumedang Wilayah Sumedang Kota, Para Penyuluh Perikanan Dinas Perikanan dan Peternakan Kab. Sumedang,
unsur Pemerintah Setempat,
serta Pengurus dan Anggota POKDAKAN Tirta Mukti Desa Baginda.
Rangkaian kegiatan dimulai dari sosialisasi dan pelatihan, dilanjutkan dengan penerapan teknologi, pendampingan teknis, evaluasi capaian, serta rencana keberlanjutan program agar mampu memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat pembudidaya.
Wahyu BK
