Penutup Gemilang Milangkala ke-41 Desa Gandasoli: Wayang Golek Dalang Yoga Pukau Ribuan Warga Subang

Subang—Rangkaian perayaan Hari Jadi (Milangkala) ke-41 Desa Gandasoli, Kecamatan Tanjungsiang, Subang, ditutup dengan meriah dan khidmat pada Sabtu malam, 6 Desember 2025. Puncak acara yang dipusatkan di Lapangan Desa Gandasoli ini menampilkan hiburan rakyat tradisional Wayang Golek dengan Dalang ternama, Yoga, yang berhasil memukau ribuan masyarakat.
Baca Juga:Gerakan Pangan Murah Polres Magetan, Masyarakat Dapat Bahan Pokok dengan Harga Miring
Acara penutupan ini menjadi momen kebersamaan yang dihadiri oleh berbagai elemen penting. Tampak hadir perwakilan dari Koramil Tanjungsiang, Polsek Tanjungsiang, jajaran Muspika Kecamatan (Camat dan jajarannya), seluruh Pemerintah Desa Gandasoli beserta perangkat dan aparatur desa, serta ribuan warga masyarakat Tanjungsiang, khususnya warga Desa Gandasoli.
Syukuran dan Memperkuat Silaturahmi
Haji Iman, selaku Ketua Panitia Milangkala ke-41, menyampaikan sambutan penuh rasa syukur dan terima kasih.
“Kami haturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Desa Gandasoli, kepada para tokoh masyarakat, dan seluruh warga Gandasoli atas terselenggaranya acara Milangkala ke-41 ini, yang telah kita laksanakan sejak tanggal 1 Desember sampai malam ini,” ujar Haji Iman.
Beliau menjelaskan bahwa esensi utama dari perayaan ini adalah syukuran kepada Allah SWT atas segala karunia dan nikmat yang telah diberikan kepada Desa Gandasoli selama 41 tahun, serta sebagai bentuk penghormatan kepada para Karuhun (leluhur) yang telah mendirikan desa.
Haji Iman juga berharap agar acara Milangkala ini dapat memberikan manfaat nyata, menjadi hiburan bagi warga, dan yang paling penting, mampu memperkuat semangat persaudaraan dan gotong royong di desa.
“Mudah-mudahan acara ini menjadi acara yang bisa memperkuat silih asah, silih asih, dan silih asuh (saling mengasah, saling mengasihi, dan saling mengayomi). Mari kita terus saiket saigel (seikat seirama/bersatu padu) dalam membangun Gandasoli,” tegasnya.
Wayang Golek: Perekat Budaya dan Hiburan Malam Puncak
Penampilan Wayang Golek semalam suntuk menjadi magnet utama penutup Milangkala. Pementasan seni tradisional Sunda ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana penyampaian nilai-nilai luhur dan filosofi kehidupan kepada masyarakat, sejalan dengan semangat menghormati budaya leluhur.
Kehadiran Dalang Yoga dan ribuan penonton dari berbagai pelosok Tanjungsiang menunjukkan bahwa seni Wayang Golek tetap dicintai dan memiliki peran penting dalam pelestarian budaya lokal, sekaligus merajut keharmonisan antarwarga.
Sorotan Lain dari Rangkaian Acara
Milangkala ke-41 Desa Gandasoli yang berlangsung sejak 1 Desember diisi dengan beragam kegiatan, mencerminkan semangat kolaborasi antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga. Kegiatan tersebut antara lain:
- Kegiatan Sosial: Kemungkinan besar terdapat bakti sosial, pengobatan gratis, atau santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa.
- Lomba dan Pertandingan: Perlombaan olahraga atau kesenian tradisional antar-Rukun Warga (RW) atau Dusun untuk memupuk semangat kompetisi sehat.
- Pameran Pembangunan dan UMKM: Ajang memamerkan potensi desa dan produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Desa Gandasoli.
- Acara Keagamaan: Pengajian akbar atau istigosah sebagai bagian dari rasa syukur.
Kesuksesan Milangkala ke-41 ini menegaskan komitmen Desa Gandasoli untuk tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat ikatan sosial, melestarikan budaya, dan memajukan sumber daya manusia melalui semangat kebersamaan.
Apandiana
