Peringati Maulid Nabi Kecamatan Bojong Kabupaten Purwakarta: Momen Kebersamaan dan Perpisahan Camat Muhammad Kosim

Purwakarta-Suasana penuh kebersamaan terasa dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, pada awal pekan ini. Kegiatan yang diinisiasi langsung oleh Camat Bojong, Muhammad Kosim, S.STP., M.Si., mendapat apresiasi luas dari para tokoh agama, aparatur pemerintahan, hingga masyarakat setempat.
Baca Juga:Denden Resmi Pimpin APDESI Purwakarta, Siap Sinergi Bangun Daerah
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua APDESI Purwakarta, Denden Pranayuda, perwakilan Kapolsek dan perwakilan Danramil, para kepala desa, staf desa, serta tokoh masyarakat Bojong. Peringatan semakin bermakna dengan tausiyah dari Ketua MUI Kecamatan Bojong, KH Agus Bustolami, yang mengajak jamaah meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Selain memperingati Maulid Nabi, rangkaian acara juga diisi dengan penyerahan hadiah bagi desa-desa berprestasi di Kecamatan Bojong.
Pemberian Hadiah Karnaval.
Juara Satu : Desa Cipeundeuy
Juara Dua : Desa Bojong Barat
Juara Tiga : Desa Cibingbin
Juara Harapan satu : Desa Bojong Timur
Juara Harapan dua : Desa Sindangpanon
Juara Tumpeng
a. Juara Satu : Desa Sukamanah
b. Juara Dua : Desa Sindangsari
c. Juara Tiga : Desa Cipeundeuy
“Tradisi ini bukan hanya tentang seremonial, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat membangun desa,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat yang hadir.
Dalam sambutannya, Camat Bojong Muhammad Kosim menyampaikan harapan agar kegiatan Maulid Nabi ini membawa keberkahan bagi seluruh elemen masyarakat. “Semoga dengan berlangsungnya acara Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kita mendapatkan ridho Allah SWT agar pemerintahan kecamatan, desa, dan masyarakat senantiasa memperoleh keberkahan serta kemajuan di segala bidang,” ucapnya.
Namun, momen tersebut juga menjadi ajang perpisahan bagi Muhammad Kosim. Setelah lebih dari setahun memimpin Kecamatan Bojong, ia akan berpindah tugas ke instansi lain. “Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila selama kepemimpinan saya masih ada kekurangan. Alhamdulillah, di tahun 2024 sampai 2025 pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Bojong dapat diselesaikan. Saya pun sekaligus mohon pamit dari jabatan Camat Bojong karena akan pindah kedinasan,” ujarnya dengan nada haru.
Peringatan Maulid Nabi di Bojong ini bukan hanya meneguhkan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga menjadi ruang refleksi atas capaian pembangunan yang telah berjalan. Bagi masyarakat, kehadiran acara semacam ini memperlihatkan bahwa kebersamaan antara pemerintah dan warga tetap menjadi kunci utama untuk mewujudkan kemajuan di tingkat desa maupun kecamatan.
Aep
