TNI dan BAZNAS Bersinergi, 11 Rumah Tak Layak Huni di Sumedang Direhab

Sumedang | Metronasionalnews.com – Semangat pengabdian dan kepedulian sosial kembali diwujudkan oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) melalui Kodim 0610/Sumedang. Dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika ke-80 Tahun 2025, Kodim 0610/Sumedang bersinergi dengan BAZNAS Kabupaten Sumedang melaksanakan Karya Bakti Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 11 unit yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Sumedang.
Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan pada Rabu, 17 Desember 2025, dengan menyasar warga kurang mampu yang selama ini menempati hunian tidak layak, baik dari sisi keselamatan, kesehatan, maupun kenyamanan. Program ini menjadi bukti konkret bahwa kehadiran TNI tidak hanya sebatas menjaga pertahanan negara, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat untuk membantu meningkatkan kualitas hidup rakyat.
Sinergi TNI dan BAZNAS untuk Kesejahteraan Masyarakat
Rehabilitasi RTLH ini merupakan hasil kolaborasi antara Kodim 0610/Sumedang dan BAZNAS Kabupaten Sumedang, yang menyatukan kekuatan personel TNI dengan dukungan dana sosial umat untuk menjawab kebutuhan mendasar masyarakat. Sebanyak 11 rumah warga yang sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan kini diperbaiki agar menjadi hunian yang layak, sehat, dan aman.
Adapun penerima manfaat program tersebar di sejumlah kecamatan, yakni Pamulihan, Surian, Cimanggung, Darmaraja, Tanjung Medar, Rancakalong, Tomo, Situraja, Wado, Jatigede, dan Conggeang. Sebagian besar rumah telah rampung hingga 100 persen, sementara beberapa lainnya masih dalam tahap penyelesaian akhir, meliputi pemasangan plafon, lantai, pengecatan, perbaikan dapur, serta pembangunan fasilitas MCK.

Gotong Royong, Napas Utama Karya Bakti
Yang membuat program ini terasa istimewa bukan hanya hasil fisik bangunan, tetapi juga semangat kebersamaan yang terbangun selama proses pengerjaan. Personel TNI, Babinsa setempat, dan warga sekitar bahu-membahu bekerja tanpa sekat, menciptakan suasana gotong royong yang kental dan penuh kehangatan.
Di beberapa lokasi, warga terlihat turut membantu mengangkut material bangunan, membersihkan area rumah, hingga menyiapkan konsumsi sederhana bagi para prajurit. Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya sebagai pelaksana kegiatan, tetapi juga sebagai sahabat dan bagian dari kehidupan sosial warga.

TNI Hadir, Rakyat Merasa Diperhatikan
Pasi Ter Kodim 0610/Sumedang, Kapten Inf Ade Armi Barkah, menegaskan bahwa kegiatan Karya Bakti Rehab RTLH ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AD terhadap kondisi sosial masyarakat.
“Kegiatan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni ini adalah wujud kepedulian TNI AD, khususnya Kodim 0610/Sumedang, terhadap masyarakat kurang mampu. Melalui momentum Hari Juang Kartika ke-80 Tahun 2025, kami bersama BAZNAS Kabupaten Sumedang berupaya menghadirkan solusi nyata agar warga dapat memiliki hunian yang layak, sehat, dan aman,” ujarnya.
Menurutnya, program RTLH tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik rumah, tetapi juga menjadi sarana strategis dalam memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat, yang selama ini menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan tugas teritorial.
Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Layak
Bagi para penerima manfaat, program ini bukan sekadar bantuan material, melainkan harapan baru untuk hidup yang lebih bermartabat. Rumah yang sebelumnya bocor, rapuh, dan tidak sehat, kini berubah menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman bagi keluarga.
Kapten Ade berharap, bantuan ini dapat memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas hidup warga, sekaligus menjadi pemantik semangat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat dan menjadi motivasi bagi semua pihak untuk terus berkolaborasi demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumedang,” pungkasnya.
Melalui kegiatan Karya Bakti Rehab RTLH ini, semangat Hari Juang Kartika ke-80 benar-benar diwujudkan dalam aksi nyata, menghadirkan TNI sebagai kekuatan pertahanan sekaligus mitra rakyat dalam membangun kehidupan yang lebih baik.
Wahyu BK
