28 Januari 2026

Veteran Penjaga Api Sejarah, LVRI Sumedang Rayakan HUT ke-67 dengan Semangat Kebersamaan dan Kepedulian Bencana

0

‎Sumedang | Metronasionalnews.com –  Langkah-langkah yang kini tak lagi sekuat dulu, rambut yang memutih oleh usia, namun semangat juang para veteran tak pernah padam. Di Markas Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Sumedang, Senin (12/1/2026), para pelaku sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia kembali menegaskan perannya sebagai penjaga api nasionalisme dalam peringatan Hari Ulang Tahun LVRI ke-67 tahun 2026.

‎Peringatan tersebut mengusung tema “Dengan Semangat Kebersamaan, LVRI Peduli Bencana dan Maju Berjuang Bersama Rakyat Membangun Negeri Menuju Indonesia Emas.” Tema ini menjadi penegasan bahwa meskipun zaman telah berganti, kontribusi veteran tidak berhenti pada kisah masa lalu, tetapi terus berlanjut dalam bentuk keteladanan, kepedulian sosial, dan cinta lingkungan.

‎Acara berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Hadir dalam peringatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Sumedang H. Deden Yayan Rusyanto, S.E. dari Komisi III, yang hadir mewakili pimpinan DPRD Kabupaten Sumedang. Turut hadir pula Bupati Sumedang yang diwakili oleh Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kapolres Sumedang yang diwakili oleh Kabag Ops, serta Dandim 0610/Sumedang.

‎Kehadiran unsur pemerintah daerah, TNI, dan Polri menjadi simbol kuat bahwa perjuangan para veteran tidak pernah berdiri sendiri. Mereka adalah bagian dari fondasi kokoh yang hingga kini menopang keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

‎Dalam sambutannya, Ketua LVRI Kabupaten Sumedang menegaskan bahwa LVRI akan terus berjuang menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, sesuai dengan nilai-nilai luhur perjuangan kemerdekaan.

‎Lebih dari itu, ia menyoroti pentingnya kepedulian terhadap lingkungan dan alam sekitar sebagai bentuk perjuangan masa kini. Menurutnya, menjaga alam adalah langkah nyata untuk mencegah bencana dan melindungi generasi mendatang.

‎“Dulu kami berjuang mengangkat senjata demi kemerdekaan. Hari ini, perjuangan itu berlanjut dengan menjaga persatuan, merawat alam, dan memberi teladan kepada generasi muda agar Indonesia tetap kokoh,” ungkapnya.

‎Pesan tersebut disambut dengan penuh haru oleh para hadirin, seakan menjadi pengingat bahwa makna perjuangan selalu relevan, meski wujudnya berubah mengikuti zaman.

‎Sementara itu, H. Deden Yayan Rusyanto dalam pernyataannya menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-67 kepada LVRI, seraya mengungkapkan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam atas jasa para veteran.

‎“Kami mengucapkan selamat ulang tahun kepada LVRI. Terima kasih atas pengorbanan para veteran yang merupakan pelaku sejarah perjuangan bangsa, yang telah menegakkan dan mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

‎Ia menegaskan bahwa pengabdian para veteran adalah warisan nilai yang tak ternilai harganya, dan menjadi tanggung jawab generasi penerus untuk menjaga, melanjutkan, serta mengisinya dengan karya nyata demi Indonesia yang lebih maju.

‎Peringatan HUT LVRI ke-67 ini bukan sekadar seremoni tahunan. Ia menjadi ruang refleksi, bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini lahir dari pengorbanan panjang, air mata, dan nyawa para pejuang.

‎Di tengah tantangan zaman—mulai dari bencana alam, krisis sosial, hingga tantangan pembangunan—LVRI hadir sebagai pengingat moral bahwa membangun negeri membutuhkan kebersamaan, kepedulian, dan semangat juang yang tak pernah luntur.

‎Dari Sumedang, para veteran kembali mengajarkan satu hal penting:

‎bahwa perjuangan belum selesai, dan Indonesia Emas hanya bisa diraih jika sejarah dihormati, rakyat dirangkul, dan alam dijaga bersama.

‎Wahyu BK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2025 metronasionalnews All Right Reserved | CoverNews by AF themes.