Raden Sugihanto Siap Maju di Pilkades Jatiragas Hilir Patokbeusi Usung Semangat Pemuda dan Pelestarian Budaya

Subang, 26 April 2026 — Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Jatiragas Hilir, Kecamatan Patokbeusi, mulai menghangat. Salah satu bakal calon yang menyatakan kesiapan maju adalah Raden Sugihanto (RS), dengan mengusung visi pembangunan desa yang berfokus pada peran pemuda, olahraga, serta pelestarian adat dan kearifan lokal.
Dalam materi sosialisasi yang beredar, Raden Sugihanto menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda sebagai motor penggerak pembangunan desa. Ia mengangkat tema besar “Tuneung Ludeng Tandang Makalangan” yang mencerminkan semangat keberanian dan kesiapan dalam menghadapi tantangan.
Baca Juga:PKM Kolaborasi VII Hadir di Desa Kasomalang Kulon, Libatkan Dosen dari 61 Perguruan Tinggi
Visi dan Arah Pembangunan
Raden Sugihanto memiliki visi “Terwujudnya Desa Jatiragas Hilir yang Maju, Sehat, Berbudaya, dan Berdaya Saing melalui Pemuda yang Aktif, Kreatif, dan Berakhlak.” Visi ini menjadi dasar dalam merancang berbagai program pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Misi Prioritas
Untuk mewujudkan visi tersebut, ia menetapkan sejumlah misi utama, di antaranya:
- Mendorong partisipasi aktif pemuda dalam pembangunan desa.
- Mengembangkan potensi olahraga dan kegiatan kepemudaan.
- Melestarikan adat budaya serta kearifan lokal sebagai identitas desa.
- Mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.
- Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program yang tepat sasaran.
Komitmen Kepemimpinan
Raden Sugihanto juga menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah dengan prinsip jujur, peduli, dan inovatif. Ia bertekad membangun desa bersama masyarakat dengan penuh tanggung jawab dan keterbukaan.
Dengan tagline “Mapag Carita NU kudu nyata,” Raden Sugihanto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan perubahan nyata bagi Desa Jatiragas Hilir.
Pilkades 2026 diharapkan menjadi momentum penting dalam menentukan arah pembangunan desa ke depan, sekaligus membuka ruang bagi lahirnya kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat.
Red
