Prodi Magister Manajemen Lingkungan SPs UNJ Perkuat Jejaring Kolaborasi dengan Berbagai Pemangku Kepentingan

Jakarta, 7 Juli 2026 – Program Studi Magister Manajemen Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta (SPs UNJ) terus memperkuat jejaring kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan melalui penyelenggaraan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta dan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (DTKTE) Provinsi DKI Jakarta yang dirangkaikan dengan diskusi kolaborasi bersama pemerintah, asosiasi profesi, dunia usaha, dan lembaga swadaya masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Mohammad Hatta Lantai 5 Sekolah Pascasarjana UNJ ini mengusung tema “Kemitraan Strategis UNJ dan Stakeholders Menuju Jakarta 5 Abad melalui Pengembangan SDM, Inovasi, dan Manajemen Lingkungan Kota Cerdas Berkelanjutan.” Sebanyak sekitar 110 peserta hadir dalam kegiatan tersebut, mewakili berbagai institusi yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan sumber daya manusia, peningkatan produktivitas, dan penguatan manajemen lingkungan di DKI Jakarta.
Baca Juga:Ateng Sutisna Soroti Aspek Sosial dan Lingkungan dalam Proyek Strategis Blok Masela
Penandatanganan PKS antara Sekolah Pascasarjana UNJ dan DTKTE DKI Jakarta menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas ruang kolaborasi dalam pelaksanaan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan kompetensi sumber daya manusia, serta implementasi berbagai program yang mendukung pembangunan berkelanjutan.
Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta, Prof. Dedi Purwana, menyampaikan bahwa kolaborasi yang dibangun saat ini merupakan kelanjutan dari hubungan baik yang telah terjalin sebelumnya antara UNJ dan DTKTE DKI Jakarta.
“Sekolah Pascasarjana UNJ melalui Program Studi Magister Manajemen Lingkungan sebelumnya telah menjalin beberapa kolaborasi, khususnya dalam kegiatan sharing knowledge mengenai Training Need Analysis dan Green Productivity. Penandatanganan PKS ini menjadi langkah penting untuk memperluas ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menghasilkan program-program yang berdampak bagi peningkatan kualitas SDM dan pembangunan berkelanjutan di DKI Jakarta,” ujar Prof. Dedi Purwana.
Menurut Prof. Dedi, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan untuk menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Oleh karena itu, kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam mewujudkan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berdampak bagi masyarakat.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta, Drs. Syarifudin, M.Si., menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi diperlukan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing sumber daya manusia di Jakarta.
“Penandatanganan PKS ini akan menjadi momentum peningkatan kolaborasi antara UNJ dengan DTKTE dalam memecahkan masalah produktivitas di DKI Jakarta. Sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi sangat penting untuk menghasilkan berbagai inovasi, kajian, pelatihan, dan program pengembangan SDM yang dapat menjawab tantangan dunia kerja dan pembangunan daerah,” ungkap Syarifudin.
Melalui kerja sama tersebut, berbagai program kolaboratif diharapkan dapat dikembangkan secara berkelanjutan, mulai dari peningkatan kompetensi tenaga kerja, pengembangan produktivitas, pelatihan berbasis kebutuhan industri, hingga kajian dan inovasi yang mendukung pembangunan daerah.
Sementara itu, Koordinator Program Studi Magister Manajemen Lingkungan SPs UNJ, Prof. Eliana Sari, menjelaskan bahwa penguatan jejaring kemitraan merupakan bagian dari komitmen prodi untuk memperluas kontribusi akademik dalam mendukung pembangunan Jakarta yang berkelanjutan.
“Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama ini merupakan bentuk konkret partisipasi Program Studi Magister Manajemen Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta dalam menyambut Jakarta 5 Abad. Melalui kolaborasi dengan DTKTE dan berbagai pemangku kepentingan, kami berkomitmen mendukung terwujudnya Jakarta sebagai salah satu kota modern dunia melalui pengembangan sumber daya manusia, inovasi, serta penerapan manajemen lingkungan kota cerdas dan berkelanjutan,” jelas Prof. Eliana Sari.
Ia menambahkan bahwa tantangan perkotaan di masa depan membutuhkan pendekatan kolaboratif yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat. Karena itu, Prodi Magister Manajemen Lingkungan SPs UNJ terus membuka ruang kemitraan untuk mengembangkan berbagai program yang mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) serta pengembangan Kota Cerdas Berkelanjutan di DKI Jakarta.
Selain penandatanganan PKS, forum diskusi yang berlangsung dalam kegiatan ini juga menghasilkan kesepakatan untuk menindaklanjuti berbagai peluang kerja sama melalui penyusunan perjanjian kerja sama dengan sejumlah institusi yang hadir. Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi dasar pelaksanaan berbagai program pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pelatihan, sertifikasi kompetensi, serta pengembangan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Melalui penguatan jejaring kolaborasi ini, Prodi Magister Manajemen Lingkungan SPs UNJ semakin menegaskan komitmennya untuk menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi tantangan pembangunan perkotaan, sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan Jakarta yang produktif, berdaya saing, cerdas, dan berkelanjutan menuju peringatan lima abad Kota Jakarta.
Red
