Kapolres Magetan Berangkatkan 100 Pelajar Ikuti Binlat Jati Diri Bangsa di Kediri, Cetak Generasi Emas 2045

MAGETAN – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa memberangkatkan langsung ratusan pelajar untuk mengikuti kegiatan Binlat Laboratorium Pendidikan Karakter Jati Diri Bangsa di Pesantren Jati Diri Bangsa Indonesia Merajut Perdamaian Nusantara, Situs Ndalem Pojok Persada Soekarno, Kediri, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan pemberangkatan tersebut dilaksanakan dengan didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Magetan sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan karakter generasi muda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Sebanyak 100 siswa-siswi dari 10 SMA/SMK di Kabupaten Magetan turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Para peserta didampingi personel dari Bag SDM dan Sat Binmas Polres Magetan selama mengikuti program pembinaan karakter di Kediri.
Adapun sekolah yang mengikuti kegiatan tersebut antara lain:
- SMAN 1 Karas
- SMKN 2 Magetan
- SMKN 1 Magetan
- SMKN Yosonegoro
- SMAN 1 Kawedanan
- SMAN 1 Maospati
- SMKN 1 Bendo
- SMAN 3 Magetan
- SMAN 2 Magetan
- SMAN 1 Magetan
Dalam sambutannya, Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa menyampaikan harapannya agar para pelajar dapat menjadi generasi penerus bangsa yang unggul dan berkarakter.
“Kita akan memberangkatkan adik-adik kita yang akan mengikuti Pesantren Jati Diri Bangsa di Kediri. Pada semangat semua ini, calon-calon pimpinan masa depan negeri tercinta kita,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa kegiatan Binlat Laboratorium Pendidikan Karakter Jati Diri Bangsa merupakan panggilan bagi generasi muda untuk mempersiapkan diri menghadapi masa depan bangsa.
“Kegiatan Binlat Laboratorium Pendidikan Karakter Jati Diri Bangsa, dalam rangka Menyongsong Indonesia Emas 2045 merupakan sebuah panggilan bagi generasi muda untuk mempersiapkan diri menjadi insan yang unggul, berkarakter, dan cinta tanah air,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa melalui kegiatan tersebut para peserta akan belajar berbagai nilai penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Melalui kegiatan binlat ini, kita belajar tentang nilai-nilai karakter seperti integritas, gotong royong, kepemimpinan, kedisiplinan, dan semangat persatuan,” katanya.
“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai wadah untuk membentuk pribadi yang tangguh, berakhlak mulia, dan memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, penuh semangat, dan mengambil manfaat sebesar-besarnya demi masa depan diri sendiri, masyarakat, dan Indonesia tercinta,” tambah Kapolres.
Sementara itu, Pengurus Situs Ndalem Pojok Persada Soekarno Kediri, Kushartono menjelaskan bahwa para pelajar akan mendapatkan pembelajaran pendidikan karakter berbasis sejarah, spiritualitas, dan kebangsaan.
“Anak-anak melakukan pembelajaran pendidikan karakter di Pesantren Jati Diri Bangsa Indonesia Merajut Perdamaian Nusantara dan di Situs Persada Soekarno Ndalem Pojok Kediri. Menata hati, menata niat. Ada materi-materi di dalam gedung, materi sejarah yang intinya kepada tiga pilar: spiritual, intelektual, dan kultural,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan akhlak menjadi fokus utama dalam kegiatan tersebut.
“Antara ilmu dan akhlak, ilmu dan tata krama, yaitu harus seimbang. Di akhir mereka melakukan napak tilas untuk menemukan titik-titik kunci sukses Soekarno. Satu, tempat Bung Karno jatuh, dua, tempat Bung Karno belajar pidato, tiga, tempat Bung Karno berdiskusi bersama tokoh-tokoh gerakan, yang terakhir dari kamar pergantian nama Kusno menjadi Soekarno,” terangnya.
Kushartono berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan generasi muda yang menjadi harapan bangsa, khususnya Kabupaten Magetan.
“Saya berharap seperti harapan Pak Kapolres, nanti pemuda-pemudi yang hari ini hadir dikirimkan dari perwakilan sekolah-sekolah itu akan menjadi pemuda harapan kita bersama untuk membangun tentunya Magetan lebih baik,” pungkasnya.
Salah satu peserta Binlat juga mengaku bangga dan antusias dapat mengikuti kegiatan tersebut.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Magetan telah memberangkatkan kami pelajar-pelajar terutama siswa dari Magetan untuk mengikuti Binlat Jati Diri Bangsa di Ndalem Pojok Kediri. Kesan-kesan saya dapat menumbuhkan dan membangkitkan kembali jiwa-jiwa nasionalisme dan cinta tanah air bagi kami para pelajar untuk terus semangat dan pantang menyerah untuk membangkitkan dan untuk memajukan Indonesia Emas di tahun 2045 ini,” ujarnya. (Rls/hms)
