Padalarang Juara Empat Kali Beruntun, Bandung Barat Bentuk Tim Terbaik untuk GSI Jawa Barat

Bandung Barat -Kecamatan Padalarang kembali mempertahankan dominasinya pada ajang Gala Siswa Indonesia (GSI) Tingkat Kabupaten Bandung Barat 2026. Kemenangan 3-0 atas Kecamatan Cipatat di partai final memastikan Padalarang meraih gelar juara untuk keempat kalinya secara berturut-turut sekaligus menjadi basis utama pembentukan tim yang akan mewakili Kabupaten Bandung Barat di tingkat Provinsi Jawa Barat.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, Edy Syafrudin, mengatakan seluruh rangkaian pertandingan yang berlangsung selama empat hari berjalan lancar. Kompetisi ditutup dengan dua pertandingan semifinal dan satu laga final tanpa kendala berarti.
“Alhamdulillah selama empat hari pertandingan GSI berjalan lancar sampai dengan hari ini, yaitu pertandingan final,” kata Edy seusai penutupan turnamen, Kamis, 23 Juli 2026.
Baca Juga:Wabup Sumedang Paparkan Transparansi APBD di Hadapan Gubernur Jawa Barat
Menurut Edy, tim yang akan membawa nama Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi tidak sepenuhnya berasal dari skuad juara. Dinas Pendidikan bersama tim teknis akan menyusun komposisi pemain berdasarkan hasil seleksi agar terbentuk tim yang lebih kompetitif.
Sebanyak 70 persen pemain akan diambil dari tim juara Padalarang, sedangkan 30 persen sisanya merupakan pemain pilihan dari kecamatan lain. Penentuan pemain dilakukan oleh Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Bandung Barat berdasarkan penilaian kemampuan teknis, bukan oleh Dinas Pendidikan.
“Kita ambil 70 persen pemain dari tim juara, kemudian ditambah 30 persen pemain pilihan dari beberapa tim sehingga menjadi satu tim Kabupaten Bandung Barat,” ujar Edy.
Ia menjelaskan, waktu persiapan menuju GSI tingkat Provinsi Jawa Barat cukup terbatas. Data pemain harus dikirim paling lambat 25 Juli 2026 sehingga proses seleksi dilakukan segera setelah kompetisi berakhir. Setelah komposisi tim ditetapkan, para pemain akan mengikuti pemusatan latihan selama sekitar sepuluh hari menjelang pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pertengahan Agustus.
Menurut Edy, pemusatan latihan diperlukan untuk menyatukan pola permainan pemain yang berasal dari berbagai kecamatan.
“Kita akan satukan ritme permainannya sehingga menjadi satu tim yang kolektif dan kuat untuk Kabupaten Bandung Barat,” katanya.
Sejak pertama mengikuti GSI tingkat provinsi pada 2023, prestasi terbaik Kabupaten Bandung Barat baru mencapai babak delapan besar. Catatan tersebut menjadi evaluasi bagi tim pelatih untuk meningkatkan pencapaian pada tahun ini.
“Selama empat kali mengikuti GSI, pencapaian terbaik kita baru sampai delapan besar. Mudah-mudahan tahun ini minimal bisa meningkat ke semifinal, syukur-syukur sampai final,” ujar Edy.
Padalarang menutup turnamen dengan catatan impresif. Setelah melewati babak penyisihan hingga semifinal, mereka mengalahkan Cipatat dengan skor 3-0 pada laga puncak. Posisi juara ketiga ditempati Kecamatan Cikalongwetan dan Kecamatan Cisarua. Keberhasilan Padalarang meraih empat gelar beruntun menjadi modal awal bagi Kabupaten Bandung Barat untuk menatap persaingan di tingkat Provinsi Jawa Barat dengan harapan mampu melampaui pencapaian terbaik pada tahun-tahun sebelumnya.
Asep Eker
