Desa Gunasari Berduka, Pemdes, BPD, dan Masyarakat Sampaikan Terima Kasih atas Dedikasi Aiptu Mansur Sumarna

Sumedang | Metronasionalnews.com – Langit duka menyelimuti Desa Gunasari, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang. Kabar wafatnya Bhabinkamtibmas Desa Gunasari, Aiptu Mansur Sumarna, pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 18.43 WIB, meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, jajaran Kepolisian, Pemerintah Desa Gunasari, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta masyarakat yang selama ini mengenalnya sebagai sosok pengayom yang sederhana, bersahaja, dan penuh dedikasi.
Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar, bukan hanya bagi keluarga besar Polsek Sumedang Selatan dan Polres Sumedang, tetapi juga bagi warga Desa Gunasari yang selama bertahun-tahun merasakan kehadiran seorang polisi yang selalu membuka ruang dialog, mengedepankan pendekatan persuasif, dan hadir di tengah masyarakat dalam setiap persoalan.
Bagi masyarakat Desa Gunasari, Aiptu Mansur bukan sekadar aparat penegak hukum. Ia adalah sahabat warga, pendengar yang baik, sekaligus penengah yang selalu mengutamakan musyawarah dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Kehadirannya dalam berbagai kegiatan desa, mulai dari pembinaan kamtibmas, kegiatan sosial, hingga acara kemasyarakatan, menjadikannya sosok yang dekat dengan seluruh lapisan masyarakat.
Sebagai bentuk penghormatan, Pemerintah Desa Gunasari bersama BPD dan masyarakat menyampaikan ucapan belasungkawa sekaligus rasa terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan almarhum selama bertugas.
”Kami, Pemerintah Desa Gunasari, BPD, serta seluruh masyarakat Desa Gunasari mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Aiptu Mansur Sumarna. Terima kasih atas segala dedikasi, pengabdian, dan ketulusan beliau dalam menjaga keamanan serta membina masyarakat. Jasa dan pengabdian beliau akan selalu kami kenang,” demikian pernyataan bersama Pemerintah Desa Gunasari.
Kepala Desa Gunasari, H. Muhtar mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam. Menurutnya, almarhum merupakan mitra strategis pemerintah desa dalam menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan kondusif.
“Atas nama Pemerintah Desa Gunasari, kami mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Aiptu Mansur Sumarna. Beliau adalah mitra terbaik pemerintah desa, sosok yang humanis, penuh tanggung jawab, dan senantiasa mengedepankan pendekatan persuasif dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala khilafnya, serta memberikan kekuatan dan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan. Terima kasih atas segala pengabdian dan dedikasi yang telah beliau berikan untuk Desa Gunasari,” ujar Kepala Desa Gunasari.
Senada dengan itu, Ketua BPD Desa Gunasari, menilai kepergian Aiptu Mansur merupakan kehilangan besar bagi seluruh elemen masyarakat desa. Selama menjalankan tugas, almarhum dikenal mampu membangun sinergi yang baik antara kepolisian, pemerintah desa, BPD, dan masyarakat.
”Kami dari Badan Permusyawaratan Desa Gunasari turut berbelasungkawa atas berpulangnya Aiptu Mansur Sumarna. Selama bertugas sebagai Bhabinkamtibmas, beliau dikenal sebagai pribadi yang rendah hati, mudah berkomunikasi, serta selalu membangun sinergi dengan BPD, pemerintah desa, dan seluruh lapisan masyarakat. Pengabdian beliau telah memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga. Semoga jasa-jasa beliau menjadi amal ibadah yang diterima Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran serta keikhlasan menghadapi musibah ini,” ungkap Ketua BPD Desa Gunasari.
Ucapan belasungkawa dan doa terus mengalir dari berbagai kalangan. Warga mengenang almarhum sebagai sosok yang tidak pernah membedakan latar belakang masyarakat, selalu hadir ketika dibutuhkan, dan menjalankan tugas dengan hati, bukan sekadar menjalankan kewajiban sebagai anggota Polri.
Kepergian Aiptu Mansur Sumarna menjadi pengingat bahwa pengabdian sejati tidak hanya diukur dari jabatan atau seragam yang dikenakan, tetapi juga dari ketulusan dalam melayani dan menjaga kepercayaan masyarakat.
Kini, sosok yang selama ini menjadi penjaga ketenteraman Desa Gunasari telah berpulang. Namun nilai-nilai pengabdian, keteladanan, dan semangat melayani yang ditinggalkannya akan terus hidup dalam ingatan masyarakat.
Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala dosa dan khilafnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini.
Selamat jalan, Aiptu Mansur Sumarna. Terima kasih atas pengabdianmu. Desa Gunasari akan selalu mengenangmu sebagai sosok pelindung, pengayom, dan sahabat masyarakat.
Wahyu BK
