Berbekal Pengalaman Pengabdian, Wowo Siap Maju sebagai Bakal Calon Kepala Desa Jingkang

Sumedang | Metronasionalnews.com – Pengabdian yang dimulai dari bawah menjadi modal Wowo, atau yang lebih akrab disapa Ici, untuk menyatakan kesiapan maju sebagai bakal calon Kepala Desa Jingkang, Kecamatan Tanjungmedar, Kabupaten Sumedang, dalam kontestasi Pilkades periode 2026–2034.
Bagi Wowo, keinginan maju dalam pemilihan kepala desa bukan semata-mata tentang jabatan. Ada pengalaman panjang berinteraksi dengan masyarakat dan pemerintahan yang ingin ia bawa menjadi bekal untuk mengabdi di tanah kelahirannya.
Perjalanan itu sudah dimulainya sejak Kecamatan Tanjungmedar berdiri.
Saat itu, Wowo menjalankan tugas sebagai office boy di lingkungan kecamatan. Dari posisi tersebut, ia kemudian dipercaya menjadi bagian dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Tanjungmedar.
Bertahun-tahun bersentuhan langsung dengan aktivitas pemerintahan dan masyarakat membuatnya melihat berbagai persoalan warga dari jarak yang dekat.
Pengalaman itulah yang kini mendorongnya mengambil langkah lebih jauh: menawarkan diri untuk memimpin Desa Jingkang
Namun, Wowo mengaku tidak ingin membangun harapan masyarakat dengan janji-janji yang terlalu tinggi.
“Saya tidak akan muluk-muluk. Saya bukan tipe orang yang ambisius, tetapi saya ingin mengabdi kepada Desa Jingkang. Bilamana masyarakat memberikan kepercayaan dan saya terpilih nanti, saya akan berusaha menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya,” kata Wowo.
Ia membawa visi “Jingkang Maju”, sebuah gagasan yang menurutnya tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik, tetapi mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat
Baginya, membangun desa tidak harus selalu dimulai dengan mengganti seluruh program yang telah berjalan. Program kepala desa sebelumnya yang dinilai baik justru perlu dipertahankan, dievaluasi, kemudian dikembangkan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
“Jingkang Maju artinya membangun di segala aspek, sesuai dengan program kepala desa terdahulu untuk dibuktikan. Tentunya semua itu membutuhkan dukungan dari masyarakat,” ujarnya.
Pelayanan Masyarakat Jadi Perhatian
Di antara sejumlah hal yang menjadi perhatiannya, peningkatan kualitas pelayanan masyarakat mendapat tempat penting.
Wowo berpandangan, pemerintah desa harus menjadi tempat warga mendapatkan solusi, bukan justru menghadirkan kerumitan baru.
Pelayanan yang cepat, mudah dan berpihak kepada kebutuhan masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan, menurutnya merupakan bagian mendasar dari pemerintahan desa.
“Pelayanan harus lebih diutamakan, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Pandangan tersebut berangkat dari pengalamannya selama bersentuhan langsung dengan masyarakat dan lingkungan pemerintahan. Menurut dia, pembangunan desa pada akhirnya tidak akan berarti apabila pelayanan kepada masyarakat tidak ikut diperbaiki.
Karena itu, jika nantinya memperoleh kepercayaan masyarakat dalam Pilkades yang dijadwalkan berlangsung serentak pada 28 Oktober 2026, Wowo menyatakan siap menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab.
Ia menyadari bahwa seorang kepala desa tidak mungkin bekerja sendirian.
Ada masyarakat, perangkat desa, lembaga desa, tokoh masyarakat, pemuda dan berbagai elemen lainnya yang harus berjalan bersama.
Di situlah konsep “Jingkang Maju” yang ia tawarkan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi membutuhkan partisipasi warga untuk mewujudkannya
Pada akhirnya, pencalonan Wowo menjadi bagian dari dinamika demokrasi di tingkat desa
Dengan pengalaman yang ditempa dari bawah, ia berharap langkahnya bukan sekadar upaya mengejar posisi sebagai kepala desa, melainkan kesempatan untuk melanjutkan pengabdian yang selama ini telah dijalaninya.
Dari seorang office boy, kemudian menjadi anggota Satpol PP, kini Wowo ingin membawa pengalaman tersebut ke ruang pengabdian yang lebih dekat dengan masyarakat Desa Jingkang.
Baginya, memimpin bukan tentang berada paling depan, melainkan tentang kesediaan berdiri bersama masyarakat ketika mereka membutuhkan.
Dan jika kepercayaan itu benar-benar diberikan, ia ingin membuktikannya bukan dengan banyak janji, tetapi melalui kerja dan pelayanan.
Wahyu BK
