28 September 2026

Ketua Paguyuban Ballpress Ajak Haji Gundra Bertemu, Namun Komunikasi Disebut Terputus

0

BANDUNG BARAT — Polemik terkait peredaran pakaian bekas impor atau ballpress kembali menjadi sorotan. Setelah sebelumnya menyampaikan kritik terhadap penanganan kasus gudang ballpress di Padalarang, Ketua Paguyuban Barang Ballpress disebut mengajak tokoh masyarakat sekaligus Penasehat LSM GMP-LING, H. Gundra, untuk melakukan pertemuan pada Senin (28/9/2026).

Namun, rencana pertemuan tersebut disebut belum terealisasi. H. Gundra mengungkapkan bahwa dirinya justru mengalami kendala komunikasi setelah nomor teleponnya disebut telah diblokir oleh Ali, yang disebut sebagai Ketua Paguyuban Barang Ballpress.

Menurut Gundra, ajakan untuk bertemu sebelumnya disampaikan oleh pihak paguyuban. Karena itu, ia mempertanyakan alasan komunikasi justru terputus setelah dirinya menyatakan kesiapan untuk berdialog secara terbuka.

“Saya mendapat informasi ada ajakan untuk bertemu hari ini, Senin. Saya tentu terbuka untuk berdiskusi dan mencari titik terang. Tetapi sangat disayangkan, nomor saya justru diblokir oleh Ali selaku Ketua Paguyuban,” ujar H. Gundra, Senin (28/9/2026).

Gundra menegaskan bahwa dirinya tidak bermaksud menghindari dialog. Sebaliknya, ia mengaku siap membahas persoalan ballpress secara terbuka, termasuk mengenai keberadaan barang bekas impor yang masih beredar serta langkah penegakan hukum terhadap aktivitas yang diduga melanggar ketentuan.

Menurutnya, pertemuan secara langsung justru penting agar tidak terjadi kesalahpahaman antara masyarakat, pelaku usaha, organisasi atau paguyuban, serta aparat penegak hukum.

“Saya tidak pernah menutup pintu untuk berdialog. Kalau memang ada persoalan atau ada hal yang ingin diklarifikasi, mari kita duduk bersama. Jangan sampai persoalan ini berkembang menjadi asumsi karena komunikasi justru ditutup,” katanya.

Gundra juga menyatakan bahwa kritik yang disampaikannya selama ini ditujukan terhadap persoalan penegakan hukum dan kepentingan publik, bukan untuk menyerang pribadi pihak tertentu.

Ia berharap pihak Paguyuban Barang Ballpress dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai maksud pertemuan tersebut serta alasan komunikasi dengan dirinya terhenti,jangan-jangan ketua pangguyuban ikut serta didalam nya,tambah GUNDRA.

“Kalau memang ingin bertemu, saya siap. Kalau ada yang perlu diklarifikasi, mari disampaikan secara terbuka. Saya justru ingin persoalan ini terang dan tidak menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat,” pungkas H. Gundra.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan dari Ali selaku Ketua Paguyuban Barang Ballpress terkait alasan pemblokiran nomor H. Gundra maupun mengenai maksud ajakan pertemuan tersebut.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2025 metronasionalnews All Right Reserved | CoverNews by AF themes.