Sempat Dilaporkan Hilang Sepekan, Pria 35 Tahun Ditemukan Meninggal di Conggeang Sumedang

Sumedang | Metronasionalnews.com — Pencarian seorang pria berinisial AD (35), warga Desa Sakurjaya, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, berakhir duka. Korban ditemukan meninggal dunia di sebuah pohon di Dusun Cimarga, Desa Karanglayung, Kecamatan Conggeang, Sabtu (10/10/2026), sekitar pukul 13.30 WIB.
Sebelum ditemukan, korban telah dilaporkan hilang oleh pihak keluarga ke Polsek Conggeang sejak Sabtu (3/10/2026). Selama sepekan, keberadaan AD menjadi perhatian keluarga yang berharap dapat menemukannya dalam keadaan selamat.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Senja (33), seorang petani yang saat itu tengah mencari daun mahoni untuk pakan kambing di sekitar lokasi. Ketika berada di area tersebut, ia melihat seseorang dalam kondisi tergantung pada pohon melinjo menggunakan seutas tali.
Terkejut dengan temuan itu, Senja berteriak meminta pertolongan. Suaranya mengundang perhatian warga sekitar hingga Jajang (35) mendatangi lokasi untuk membantu. Setelah mengetahui kondisi yang dihadapi, Jajang kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Dusun Cimarga, Usep Saefudin.
Informasi itu selanjutnya diteruskan kepada Polsek Conggeang melalui Bhabinkamtibmas Aiptu Andri Rizki.
Ditemukan Setelah Dilaporkan Hilang
Berdasarkan keterangan dalam laporan kejadian, korban diketahui tinggal bersama kakaknya di Dusun Cimarga, Desa Karanglayung. Kakak korban, Didi Junaedi, sebelumnya telah melaporkan kehilangan anggota keluarganya kepada Polsek Conggeang pada 3 Oktober 2026.
Setelah menerima laporan tersebut, upaya pencarian dilakukan untuk mengetahui keberadaan korban.
Dalam keterangan kepada petugas, pihak keluarga menyebut AD sebelumnya pernah menjalani pengobatan dan rawat jalan karena mengalami gangguan depresi. Informasi mengenai kondisi kesehatan tersebut merupakan keterangan keluarga dan tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan penyebab kematian korban.
Setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi dan menjalani pemeriksaan oleh tim medis dari Puskesmas Conggeang. Selanjutnya, jenazah dibawa pihak keluarga ke rumah duka di Dusun Cimarga, RT 003/RW 002, Desa Karanglayung, Kecamatan Conggeang.
Dalam laporan kejadian tersebut, keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi.
Hingga berita ini disusun, informasi yang tersedia masih bersumber dari keterangan saksi dan catatan laporan kejadian. Belum terdapat keterangan resmi lebih lanjut dari pihak kepolisian mengenai hasil penanganan maupun penyebab pasti kematian korban.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kepedulian terhadap anggota keluarga dan lingkungan sekitar, terutama ketika seseorang menunjukkan tanda-tanda membutuhkan dukungan. Kepedulian, kesediaan mendengarkan, serta bantuan yang tepat dapat menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan dan kesejahteraan sesama.
Wahyu BK
