15 Maret 2026

‎Camat Sumedang Utara Gerak Cepat Tangani Genangan “Sungai Dadakan” Akibat Drainase Tersumbat

0

‎Sumedang | Metronasionalnews.com –  Hujan deras yang mengguyur wilayah Sumedang Kota  Sejak siang hari menyebabkan munculnya genangan air besar di kawasan Jalan Anggrek, tepat di depan SMK PGRI. Fenomena ini menyerupai “sungai dadakan” yang mengalir deras akibat saluran drainase tersumbat, sehingga menghambat aliran air hujan dan menyebabkan banjir sementara di area tersebut, Rabu (19/11/2025).

‎Kejadian ini menimbulkan keprihatinan warga setempat sekaligus menjadi perhatian serius bagi pemerintah kecamatan. Menurut laporan dari warga sekitar, penyumbatan terjadi akibat tumpukan sampah dan debris yang tidak terkelola dengan baik. Sampah yang menumpuk di saluran drainase membuat aliran air menjadi tersendat, sehingga ketika hujan deras turun, air tidak mampu mengalir dengan lancar dan akhirnya meluap ke permukaan jalan.

‎Menanggapi kejadian tersebut, Camat Sumedang Utara, H. Ayuh Hidayat, S.IP., langsung merespons cepat dengan bergerak ke lokasi untuk memastikan penanganan dilakukan secara efektif. Setibanya di lokasi, Camat Ayuh bersama Lurah Kelurahan Situ, Hulaemi, S.Sos., melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi drainase yang tersumbat.

‎Dalam aksi cepat tersebut, keduanya memimpin kegiatan bersih-bersih dengan membersihkan tumpukan sampah dan debris yang menyumbat saluran. Kegiatan ini dilakukan secara gotong-royong agar proses normalisasi aliran air bisa segera dilakukan dan mencegah kerusakan lebih jauh pada infrastruktur drainase.

‎Camat Ayuh juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar. “Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Sampah yang dibuang sembarangan dapat menyumbat saluran drainase dan menyebabkan banjir seperti ini,” ujarnya

‎Selain itu, Camat Ayuh menegaskan pentingnya pengelolaan sampah secara disiplin oleh seluruh warga. “Pengelolaan sampah harus dilakukan secara benar dan tertib agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” tambahnya.

‎Dari kejadian ini terlihat jelas bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat vital dalam pencegahan bencana banjir akibat drainase tersumbat. Upaya peningkatan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan harus terus digencarkan agar Sumedang dapat menghadapi musim hujan dengan lebih aman dan nyaman bagi seluruh warga.

‎Kejadian ini menjadi pengingat bahwa peran serta masyarakat sangat menentukan keberhasilan upaya konservasi lingkungan dan infrastruktur kota. Dengan kesadaran kolektif dan tindakan nyata dari semua pihak, Sumedang bisa terbebas dari ancaman banjir musiman yang sering melanda saat musim penghujan tiba. Pemerintah berharap melalui langkah cepat dan edukasi berkelanjutan, kejadian serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.

‎Wahyu BK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2025 metronasionalnews All Right Reserved | CoverNews by AF themes.