9 Maret 2026

Empat Tim Menyapa Desa, Tarawih Keliling Hidupkan Ramadan di Buahdua

0


‎Sumedang | Metronasionalnews.com – Suasana Ramadan selalu menghadirkan warna yang berbeda di setiap sudut desa. Lampu-lampu masjid menyala lebih terang, aroma takjil menguar dari rumah-rumah warga, dan langkah-langkah menuju tempat ibadah terasa lebih ramai dari biasanya.

‎Di Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang, nuansa itu terasa semakin hangat ketika program Tarawih Keliling tingkat kecamatan resmi dimulai. Senin malam, 9 Maret 2026, kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian silaturahmi pemerintah kecamatan bersama masyarakat selama bulan suci.

‎Tarawih keliling tahun ini dibagi dalam empat tim yang menyebar ke sejumlah desa. Setiap tim dipimpin langsung oleh unsur pimpinan di tingkat kecamatan, mencerminkan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan unsur keagamaan.

‎Tim pertama dipimpin Camat Buahdua, H. Kiki Hakiki, S.Ag., M.M., yang bersama jajaran mengunjungi Desa Gendereh. Sementara itu, Kapolsek Buahdua memimpin Tim Kedua yang menyambangi warga Desa Panyindangan. Di Desa Nagrak, Tim Ketiga yang dipimpin Danramil Buahdua hadir menyapa masyarakat. Sedangkan Tim Keempat, dipimpin Kepala KUA Kecamatan Buahdua, melaksanakan kegiatan di Desa Cikurubuk.

‎Malam itu, kegiatan tidak hanya diisi dengan salat berjamaah. Rangkaian acara dimulai sejak waktu berbuka. Warga dan jajaran pemerintah duduk bersama menikmati takjil sederhana, dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang penuh keakraban.

‎Setelah salat Maghrib dan Isya, jamaah kemudian melaksanakan salat Tarawih berjamaah. Suasana khusyuk menyelimuti masjid, sementara kebersamaan terasa semakin erat ketika kegiatan dilanjutkan dengan safari Ramadan yang diisi sambutan silaturahmi dan kultum singkat.

‎Tak hanya menyampaikan pesan keagamaan, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan dan bingkisan untuk masjid setempat. Bantuan itu menjadi simbol kepedulian sekaligus bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.

‎Camat Buahdua, H. Kiki Hakiki, S.Ag., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Tarawih Keliling bukan sekadar agenda rutin tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan yang mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
‎Menurutnya, Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

‎“Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi pemerintah kecamatan untuk berdialog langsung dengan warga, memperkuat keamanan, serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat,” ujarnya.

‎Melalui pertemuan-pertemuan seperti ini, pemerintah kecamatan berharap dapat mendengar langsung aspirasi masyarakat, sekaligus memastikan bahwa suasana Ramadan di wilayah Buahdua tetap berlangsung aman dan kondusif.

‎Malam pertama Tarawih Keliling pun berjalan lancar. Warga menyambut kehadiran para pejabat kecamatan dengan hangat. Tak ada jarak antara pemimpin dan masyarakat—semuanya duduk bersisian di dalam masjid, dipersatukan oleh doa dan harapan yang sama.

‎Ramadan memang selalu memiliki cara untuk mendekatkan hati. Dan di Buahdua, langkah-langkah Tarawih Keliling menjadi bukti bahwa kebersamaan masih menjadi kekuatan utama dalam merawat harmoni desa.



Wahyu BK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2025 metronasionalnews All Right Reserved | CoverNews by AF themes.