Mudik Lebih Nyaman, BAZNAS Sumedang Bergabung di Posko Ketupat Bersama Polres dan Dishub

Sumedang | Metronasionalnews.com – Hiruk pikuk arus mudik mulai terasa di berbagai titik perlintasan di Kabupaten Sumedang. Terminal Ciakar menjadi salah satu simpul penting pergerakan pemudik yang melintasi wilayah ini. Di tengah kesibukan itu, sinergi lintas instansi terlihat semakin kuat untuk memastikan perjalanan masyarakat tetap aman dan nyaman menjelang Hari Raya Idulfitri.
Minggu (15/3/2026), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumedang resmi bergabung dalam jajaran petugas di Posko Ketupat Lebaran yang beroperasi di Terminal Ciakar. Kehadiran BAZNAS melengkapi kolaborasi yang sebelumnya telah diisi oleh personel Polres Sumedang, Dinas Perhubungan, serta tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan.
Di posko yang menjadi pusat koordinasi pengamanan dan pelayanan mudik tersebut, relawan BAZNAS mengambil peran pada aspek pelayanan sosial. Mereka membantu menyediakan dukungan teknis serta logistik ringan bagi para pemudik yang melintas atau singgah di terminal.
Meski terlihat sederhana, kehadiran relawan dengan pendekatan kemanusiaan ini memberi warna tersendiri di tengah aktivitas pengamanan arus mudik. Para pemudik tidak hanya mendapatkan pengawasan lalu lintas dan layanan kesehatan, tetapi juga sentuhan kepedulian sosial yang membuat perjalanan terasa lebih hangat.

Beberapa pemudik yang beristirahat di terminal tampak memanfaatkan fasilitas yang tersedia. Mulai dari pemeriksaan kesehatan ringan, konsultasi perjalanan, hingga bantuan teknis kendaraan jika mengalami kendala selama perjalanan.
Kolaborasi lintas instansi ini menjadikan Terminal Ciakar bukan sekadar tempat singgah, tetapi juga bertransformasi menjadi pusat pelayanan terpadu bagi pemudik. Dalam satu lokasi, masyarakat dapat memperoleh berbagai layanan sekaligus—mulai dari keamanan, kesehatan, hingga bantuan teknis kendaraan tanpa dipungut biaya.
Sinergi antara lembaga pemerintah dan lembaga sosial seperti BAZNAS menjadi gambaran bagaimana kepedulian terhadap masyarakat dapat diwujudkan melalui kerja bersama. Di tengah perjalanan panjang para perantau menuju kampung halaman, keberadaan posko ini menjadi pengingat bahwa ada banyak pihak yang turut menjaga keselamatan dan kenyamanan mereka.
Bagi para pemudik yang melintasi Sumedang, Terminal Ciakar kini bukan hanya tempat transit. Ia menjelma menjadi ruang pelayanan yang menghadirkan rasa aman, kepedulian, sekaligus harapan bahwa perjalanan pulang ke kampung halaman dapat ditempuh dengan lebih tenang.
Wahyu BK
