Dalam Suasana Akrab, Letkol Hasan Dasuki Pamit dari Magetan: Ketika TNI dan Media Berbagi Cerita di Ujung Pengabdian

Magetan – Siang itu suasana terasa berbeda. Tidak ada barisan formal atau pidato panjang yang kaku. Yang ada hanyalah obrolan santai, tawa ringan, dan senyum tulus menemani dalam pertemuan antara Komandan Kodim 0804/Magetan, Letkol Inf Hasan Dasuki, dengan para jurnalis di Kabupaten Magetan.
Momen “ngariung” bersama insan pers itu menjadi lebih dari sekadar pertemuan biasa. Di balik suasana santai tersebut, terselip pesan perpisahan dari seorang komandan yang selama ini dikenal dekat dengan berbagai kalangan, termasuk para wartawan.
Dengan nada tenang dan penuh kehangatan, Hasan Dasuki menyampaikan pamit dari tugasnya di Magetan. Namun, yang paling ia tekankan bukanlah tentang dirinya, melainkan tentang hubungan yang selama ini terjalin antara TNI dan media.
“Media adalah mitra strategis. Tanpa dukungan teman-teman wartawan, banyak hal yang mungkin tidak sampai kepada masyarakat,” tuturnya.
Ucapan itu bukan sekadar formalitas. Selama menjabat sebagai Dandim 0804/Magetan, Hasan Dasuki dikenal aktif membuka ruang komunikasi dengan berbagai pihak—mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga masyarakat dan insan pers.
Baginya, media bukan sekadar penyampai berita, tetapi juga jembatan yang menghubungkan institusi negara dengan masyarakat luas. Informasi yang disampaikan secara objektif dan bertanggung jawab, menurutnya, menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga stabilitas sosial di daerah.
Di tengah obrolan santai itu, beberapa wartawan pun mengingat berbagai momen kebersamaan selama Hasan Dasuki bertugas di Magetan—mulai dari kegiatan sosial, kunjungan lapangan, hingga diskusi ringan yang sering terjadi di sela-sela kegiatan resmi.
Bagi mereka, hubungan yang terjalin selama ini bukan hanya hubungan profesional, tetapi juga hubungan yang dibangun atas dasar saling menghormati.
Para jurnalis yang hadir pun menyampaikan apresiasi atas keterbukaan komunikasi yang selama ini ditunjukkan oleh Dandim Magetan tersebut. Mereka berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus terjaga, meskipun nantinya terjadi pergantian kepemimpinan di jajaran Kodim.
Pertemuan yang berlangsung sederhana itu akhirnya menjadi momen refleksi bersama—bahwa menjaga kondusivitas daerah bukan hanya tugas aparat semata, tetapi juga tanggung jawab bersama antara pemerintah, aparat keamanan, media, dan masyarakat.
Di ujung pertemuan, tidak ada seremoni berlebihan. Hanya jabat tangan, senyum, dan harapan agar hubungan baik yang telah terjalin tetap terjaga.
Karena pada akhirnya, di balik setiap berita yang tersampaikan kepada publik, ada kerja sama yang diam-diam menjaga sebuah daerah tetap tenang dan berjalan menuju masa depan yang lebih baik.(sgta)
