12 April 2026

Demokrasi Akar Rumput di Sumedang, Warga Dusun Ciawi Antusias Pilih Ketua RW 04

0


‎Sumedang | Metronasionalnews.com –  Suasana demokrasi terasa hangat dan penuh kebersamaan di Dusun Ciawi, Desa Gunasari, Kecamatan Sumedang Selatan, Minggu (12/4/2026). Sejak pagi, warga dari enam Rukun Tetangga (RT) berbondong-bondong mendatangi halaman Masjid Jami’ Al Ikhlas untuk mengikuti pemilihan Ketua Rukun Warga (RW) 04—sebuah proses sederhana namun sarat makna dalam kehidupan bermasyarakat.

‎Pemilihan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan cerminan nyata praktik demokrasi di tingkat paling dasar. Warga secara langsung menjalankan prinsip pemilihan yang dikenal luas: langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luber Jurdil). Dari sinilah nilai-nilai partisipasi, tanggung jawab, hingga kepercayaan terhadap pemimpin mulai dibangun.

‎Sejak pukul 07.30 WIB, antrean warga terlihat tertib. Mereka datang dengan kesadaran penuh bahwa suara yang diberikan akan menentukan arah kepemimpinan di lingkungan mereka. Tidak ada sekat, semua berbaur—tua, muda, laki-laki, maupun perempuan—menjadi bagian dari proses demokrasi yang hidup.

‎Kepala Dusun IV, Tata, yang hadir di lokasi, menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga dan kinerja panitia. Menurutnya, pemilihan Ketua RW bukan hanya soal memilih figur, tetapi juga momentum mempererat hubungan sosial.

‎“Ini bukan sekadar memilih pemimpin, tapi juga memperkuat gotong royong dan kebersamaan. Harapan kami, siapa pun yang terpilih bisa amanah dan mampu membawa aspirasi warga,” ujarnya.


‎Hal senada disampaikan Ketua Panitia yang juga anggota BPD perwakilan Dusun Ciawi, Jajang Hermawan, S.Pd.I. Ia menilai, keterlibatan aktif masyarakat menjadi bukti bahwa demokrasi di tingkat desa berjalan dengan baik.

‎“Kami bersyukur seluruh tahapan berjalan lancar, transparan, dan melibatkan warga secara langsung. Ini adalah wujud nyata demokrasi yang sehat,” katanya.

‎Dalam pemilihan kali ini, terdapat empat calon yang maju dan siap mengemban amanah warga, yakni Didin Haerudin (nomor urut 1), Doni Ramadani (nomor urut 2), Aminurdin H (nomor urut 3), dan Nana Sumarna (nomor urut 4). Keempatnya hadir dengan visi masing-masing untuk membangun lingkungan yang lebih baik.

‎Proses pemungutan suara berlangsung terbuka namun tetap menjunjung tinggi asas kerahasiaan pilihan. Panitia memastikan setiap tahapan, mulai dari pencalonan hingga penghitungan suara, berjalan secara transparan dan akuntabel.

‎Lebih dari sekadar memilih pemimpin, kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama tentang arti demokrasi yang sesungguhnya. Di tingkat akar rumput, warga tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang menentukan arah kebijakan di lingkungannya sendiri.

‎Dengan terlaksananya pemilihan ini, harapan pun mengemuka. Warga menginginkan sosok Ketua RW yang tidak hanya memiliki integritas, tetapi juga mampu menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah desa, serta menjadi penggerak utama dalam bidang sosial, keamanan, dan pembangunan.

‎Di halaman masjid yang sederhana itu, demokrasi tumbuh dengan cara yang paling jujur—melalui kebersamaan, kesadaran, dan harapan akan masa depan lingkungan yang lebih baik.


Wahyu BK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2025 metronasionalnews All Right Reserved | CoverNews by AF themes.