Menyusuri Jalur Pegunungan, Boboko Sumedang Touring ke Garut Menguatkan Tali Persaudaraan Bobotoh

Sumedang | Metronasionalnews.com – Jalan yang membentang dari Sumedang menuju Garut bukan sekadar hamparan aspal yang akan dilalui puluhan sepeda motor pada Minggu, 12 Juli 2026. Di balik putaran roda dan deru mesin, tersimpan semangat persaudaraan yang telah lama menjadi napas komunitas Boboko (Bobotoh Kolot) Persib
Pagi itu, suasana di Sekretariat Boboko Distrik Sumedang, Jalan Prabu Geusan Ulun Nomor 88, dipastikan akan lebih ramai dari biasanya. Sejak pukul 07.00 WIB, para anggota akan berkumpul, saling menyapa, memeriksa kendaraan, dan memanjatkan doa sebelum memulai perjalanan. Tepat pukul 08.30 WIB, rombongan akan bertolak menuju Kabupaten Garut untuk menghadiri Deklarasi dan Pelantikan Pengurus Boboko Distrik Garut.
Perjalanan kali ini memiliki tantangan tersendiri. Menyusul adanya perbaikan di jalur utama menuju Garut, panitia memutuskan mengambil rute alternatif yang menawarkan panorama alam khas Priangan.
Rombongan akan melintasi Jalan Pagar Beutis, kemudian menyusuri Cipameungpeuk, Sukagalih, Baginda, Cipancar, hingga Citengah. Dari sana, perjalanan berlanjut melewati hamparan hijau Perkebunan Teh Cisoka, menembus Kecamatan Cibugel sebelum akhirnya keluar di wilayah Limbangan, Garut.
Rute yang lebih panjang itu justru menjadi bagian dari cerita perjalanan. Di antara udara pegunungan yang sejuk dan hijaunya perkebunan teh, setiap kilometer menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan, berbagi tawa, dan memperkuat ikatan yang selama ini tumbuh di antara sesama bobotoh.
Rombongan diperkirakan tiba di Garut sekitar pukul 11.30 WIB. Sebelum mengikuti agenda utama, para peserta akan berkumpul di sebuah rumah makan untuk beristirahat dan menikmati santap siang bersama.
Puncak kegiatan akan berlangsung di Pendopo Garut, tempat digelarnya deklarasi sekaligus pelantikan Pengurus Boboko Distrik Garut. Momen tersebut menjadi tonggak lahirnya kepengurusan baru sekaligus memperluas jalinan silaturahmi antar anggota Boboko dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Lebih dari sekadar touring, perjalanan ini merupakan simbol bahwa kecintaan kepada Persib Bandung mampu menyatukan berbagai generasi dalam sebuah keluarga besar yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, kebersamaan, dan sportivitas.
Dengan semangat silih asah, silih asih, silih asuh, Boboko Distrik Sumedang berharap kehadiran mereka di Garut menjadi bentuk dukungan nyata bagi berkembangnya organisasi sekaligus memperkuat solidaritas antar bobotoh.
Sebab pada akhirnya, perjalanan ini bukan hanya tentang sampai di tujuan. Ia adalah kisah tentang persahabatan yang terus tumbuh di setiap tikungan jalan, tentang loyalitas yang tetap menyala di balik jaket biru kebanggaan, dan tentang keyakinan bahwa keluarga besar Boboko akan selalu menemukan rumahnya dalam semangat kebersamaan.
Wahyu BK
