PANI KBB Hadiri Undangan MKKS, Dorong Sekolah Perkuat Pencegahan Narkoba

BANDUNG BARAT — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Penggiat Anti Narkoba Indonesia (PANI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menghadiri undangan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) bersama para kepala sekolah SMP negeri dan swasta di wilayah Cisarua, Lembang, dan Parongpong.
Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi bersama untuk memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba (P4GN), khususnya di lingkungan pendidikan.
Dalam pertemuan, para kepala sekolah menyampaikan sejumlah kebutuhan dan usulan, di antaranya penyuluhan langsung ke sekolah-sekolah, program tes urine bagi siswa, serta kolaborasi dengan dokter kandungan untuk memberikan edukasi mengenai dampak narkoba terhadap kesehatan reproduksi dan masa depan pelajar.
Baca Juga:Pokir dan Proyek Tani Mulya KBB Disorot, DPC GMP-LING Minta Bukti Administratif
Sekolah juga mendorong keterlibatan orang tua murid dalam kegiatan sosialisasi. Langkah tersebut dinilai penting karena pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak cukup hanya dilakukan oleh sekolah, tetapi membutuhkan sinergi antara sekolah, keluarga dan masyarakat.
Selain itu, pembahasan turut menyoroti perlunya memperluas jaringan relawan PANI KBB hingga tingkat RT, RW, desa dan kecamatan. Penguatan jaringan tersebut diharapkan dapat mempersempit ruang gerak penyebaran obat-obatan terlarang dan minuman keras.
Persoalan peredaran obat-obatan terlarang di sekitar lingkungan sekolah juga menjadi perhatian. Temuan adanya kios atau warung yang diduga menjual obat-obatan terlarang dan minuman keras dinilai membutuhkan respons cepat serta tindak lanjut serius dari pihak terkait.
Dalam forum tersebut, seluruh pihak menegaskan pentingnya respons cepat terhadap persoalan narkoba agar generasi muda tidak menjadi korban.
PANI KBB bersama unsur sekolah juga mendorong terwujudnya sekolah bersih dari narkoba, program pencegahan yang berkelanjutan, serta keterlibatan aktif sekolah, orang tua, masyarakat dan relawan.
“Pencegahan narkoba harus dilakukan bersama. Sekolah, keluarga, masyarakat dan relawan harus bersinergi agar generasi muda terlindungi dari bahaya narkoba dan miras,” menjadi semangat yang dibangun dalam pertemuan tersebut.
PANI KBB menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan dunia pendidikan dalam membangun lingkungan sekolah yang aman, sehat dan bebas dari narkoba.
Bersama kita bisa menyelamatkan generasi dan mewujudkan masa depan yang cerdas tanpa narkoba.
AdL
