Wabup Fajar Tekankan Sekolah Ramah Lingkungan: Mulai dari Kelas hingga Pilah Sampah

Sumedang | Metronasionalnews.com – Waakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila menekankan bahwa penerapan Sekolah Ramah Lingkungan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas yang baik, tetapi juga harus diikuti kebiasaan menjaga kebersihan dan kepedulian terhadap lingkungan.
Hal tersebut disampaikan Wabup Fajar saat melakukan monitoring pelaksanaan Program Sekolah Ramah Lingkungan di SMPN 1 Darmaraja, Rabu (9/9/2026).
Dalam kunjungannya, Fajar meninjau sejumlah fasilitas sekolah, termasuk ruang kelas yang telah direhabilitasi serta fasilitas sanitasi.
Ia mengapresiasi perbaikan sarana tersebut karena menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan bersih bagi para siswa.
“Alhamdulillah, saya mengecek rehabilitasi atau perbaikan ruang-ruang kelas di SMPN 1 Darmaraja. Kegiatan ini bersumber dari APBN dan juga APBD. Kita ingin meningkatkan mutu pendidikan, khususnya agar anak-anak nyaman belajar di ruang kelas yang rapi, aman, dan bersih,” ujar Fajar.
Fajar juga melakukan pengecekan terhadap fasilitas toilet yang menjadi bagian dari perhatian Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui program toilet cantik. Hasilnya, kondisi toilet di sekolah tersebut dinilai cukup baik dan bersih.
“Program dari Pak Bupati itu adalah toilet cantik. Tadi kami melakukan cross and recheck, toiletnya alhamdulillah bersih,” katanya.
Namun demikian, Fajar memberikan catatan terkait pengelolaan sampah. Ia meminta sekolah menyediakan tempat sampah terpilah untuk sampah organik dan nonorganik.
Menurutnya, pemilahan sampah harus menjadi kebiasaan sejak dini agar siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
“Kotak sampahnya sudah harus menjadi kotak sampah yang ada organik dan nonorganik. Jadi ada tempat sampah untuk memilah-milah sampah,” tegasnya.
Fajar juga mendorong Dinas Lingkungan Hidup untuk ikut memberikan pendampingan kepada SMPN 1 Darmaraja, sehingga sekolah tersebut dapat mengembangkan sistem pengelolaan sampah secara mandiri.
“Kita dorong juga agar nanti Dinas LH bisa turun ke SMPN 1 Darmaraja, minimal bisa membantu pengelolaan sampah. Kita ingin SMPN 1 Darmaraja bisa menjadi percontohan dalam mengelola sampah dari lingkungan sekolahnya sendiri,” ujarnya.
Selain persoalan lingkungan, Fajar mengingatkan pentingnya membekali siswa dengan kemampuan menyaring informasi. Generasi muda Sumedang, menurutnya, harus mampu membedakan informasi berdasarkan fakta dan data agar tidak mudah terpengaruh hoaks maupun narasi yang menyesatkan.
“Kita berharap anak-anak generasi masa depan Kabupaten Sumedang tidak gampang termakan fitnah atau narasi-narasi hoaks yang tidak berdasarkan fakta dan data,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Eka Ganjar mengatakan, pelaksanaan Sekolah Ramah Lingkungan di SMPN 1 Darmaraja secara umum telah berjalan baik. Catatan terkait pemilahan sampah akan segera ditindaklanjuti pihak sekolah.
“Pak Wakil Bupati sangat mengapresiasi implementasi Sekolah Ramah Lingkungan di SMPN 1 Darmaraja, walaupun ada beberapa catatan. Salah satunya berkaitan dengan pemilahan sampah,” kata Eka.
Eka menambahkan, SMPN 1 Darmaraja juga mendapatkan program revitalisasi dari pemerintah pusat berupa rehabilitasi lima ruang kelas serta pembangunan dan rehabilitasi fasilitas jamban.
Ia berharap revitalisasi tersebut memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Sumedang.
Kepala SMPN 1 Darmaraja Saefudin memastikan pihaknya siap menindaklanjuti arahan Wakil Bupati, khususnya dalam pembenahan sarana pemilahan sampah.
“Tempat sampahnya ada yang masih kurang. Insyaallah akan saya perbaiki sesuai saran Pak Wakil Bupati,” katanya.
Wahyu BK
