14 Oktober 2026

Bukan Sekadar Proyek Fisik: DPUPR Magetan Sulap Wajah Jalan Ahmad Yani, Kabid Cipta Karya Beberkan Alasan di Balik Pembenahan Drainase dan Trotoar

0

MAGETAN – Wajah Jalan Ahmad Yani, salah satu urat nadi perkotaan Magetan, perlahan berubah. Bukan sekadar poles estetika, Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) tengah menuntaskan pekerjaan yang selama ini menjadi keluhan warga: drainase buruk dan trotoar yang tidak ramah pejalan kaki.

Proyek bertajuk Peningkatan Saluran Drainase dan Trotoar Jalan Ahmad Yani itu kini dikebut. Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, pekerjaan tersebut berada di bawah komando Bidang Cipta Karya DPUPR Kabupaten Magetan.

Kepala Bidang Cipta Karya DPUPR Kabupaten Magetan, Rokhmat Zainuddin, S.T., M.T., menegaskan, pembenahan ini memiliki dua tujuan krusial yang tidak bisa dipisahkan.

“Ini bukan hanya soal membangun trotoar baru. Ini soal keamanan dan kenyamanan. Drainase yang baik adalah kunci untuk mengatasi genangan saat hujan deras, sementara trotoar yang layak adalah hak bagi pejalan kaki agar tidak lagi berebut jalan dengan kendaraan,” ujar Rokhmat saat dikonfirmasi, Senin (13/10/2026).

Rokhmat menjelaskan, selama ini fungsi drainase di kawasan tersebut tidak optimal. Aliran air hujan kerap tersendat, berpotensi menimbulkan genangan yang mengganggu aktivitas warga dan merusak badan jalan. Di sisi lain, kondisi trotoar yang belum tertata memaksa pejalan kaki turun ke jalan, meningkatkan risiko kecelakaan.

“Kalau drainasenya lancar, air tidak menggenang. Kalau trotoarnya nyaman, warga aman berjalan kaki. Dua hal ini yang ingin kita benahi secara bersamaan untuk penataan kota yang lebih tertib,” tegasnya.

Namun, Rokhmat tidak menampik, pekerjaan fisik saja tidak cukup. Ia menekankan pentingnya kualitas dan pengawasan melekat.

Proyek di jantung kota ini, lanjut dia, diharapkan menjadi contoh penataan kawasan perkotaan Magetan yang lebih humanis tidak hanya tertata secara visual, tetapi juga memberikan perlindungan nyata bagi pengguna jalan.

Di akhir, Rokhmat menitipkan pesan kepada masyarakat. Infrastruktur yang sudah dibangun mahal, butuh dijaga bersama.

“Kami membangun, masyarakat yang menjaga. Jangan buang sampah ke drainase. Gunakan trotoar sesuai fungsinya. Infrastruktur akan awet kalau ada kesadaran kolektif,” pungkasnya.

Melalui pembenahan Jalan Ahmad Yani, Pemkab Magetan berupaya mengirim pesan jelas: pembangunan kota bukan sekadar soal beton dan aspal, melainkan soal keberpihakan pada keselamatan warga.(Sgta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2026 metronasionalnews All Right Reserved | CoverNews by AF themes.