8 November 2026

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Anak Marginal, Tim PKM FEBI UIN Raden Fatah Latih Relawan Kojartis Olah Modul Berbasis AI

0

PALEMBANG, 09 AGUSTUS 2026 — Guna memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga menengah ke bawah, tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Fatah Palembang menggelar pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI-Tools). Kegiatan inovatif ini ditujukan bagi para relawan pengajar di Komunitas Ngajar Gratis (Kojartis) Palembang untuk menyusun modul pembelajaran digital yang efisien dan sistematis.

Pelatihan yang berlangsung hangat dan interaktif ini diketuai oleh Bunga Mar’atush Shalihah, M.A., bersama anggota tim dosen dan mahasiswa yang terdiri dari Lemiyana, S.E., M.Si., Sofia Hayati, M.A., dan Amaliatuwalidain, M.A. Acara ini juga dihadiri langsung oleh Founder Kojartis Palembang, Ibu Dewi Kartika Sari, S.Pd., M.Pd., pengurus komunitas Ibu Azizah, serta jajaran relawan pengajar yaitu Muhammad Dicky, Muhammad Agung, Radisty Melani Nur Azizah, Kirana Syfa Maharani, dan Grealichia Tanviolla Milanesta. 

Kojartis Palembang merupakan suatu komunitas yang bergerak di Bidang Pendidikan yang menjalankan kegiatannya berdasarkan niat sosial bagi anak-anak yang berada di lingkungan menengah ke bawah untuk mendapatkan akses Pendidikan tambahan secara cuma-cuma. 

Dalam pelatihan ini, para relawan pengajar dibekali pemahaman mendalam mengenai integrasi tiga aplikasi AI utama. Pemanfaatan AI terbukti mampu menghemat waktu persiapan mengajar guru hingga 60%  serta mempercepat pembuatan bahan ajar yang lebih menarik dan up to date. Relawan diberikan contoh proses pembuatan modul diajarkan melalui alur kerja berjenjang yang praktis menggunakan AI-Tools yaitu Gemini AI yang berfungsi untuk mencari referensi materi dan data pendukung terbaru secara cepat, ChatGPT yang digunakan sebagai asisten untuk menyusun draf outline serta merangkai isi teks modul secara terstruktur, dan Canva AI yang dimanfaatkan untuk mendesain tata letak visual modul agar menarik bagi anak-anak dan siap disimpan menjadi soft-file siap cetak. 

Penyusunan modul ini merujuk pada prinsip pendidikan menurut B. Suryosubroto (1983), di mana modul dirancang secara sistematis agar peserta didik dapat belajar mandiri sesuai kecepatan dan kemampuannya, serta menempatkan siswa sebagai pusat kegiatan belajar. Melalui pelatihan ini, hasil desain modul tidak hanya berhenti pada lembar kerja sementara, melainkan disimpan dalam bentuk soft-file siap cetak untuk bermutasi menjadi aset ilmu berkelanjutan bagi Kojartis Palembang. Aset ini akan menjadi panduan mengajar jangka panjang dalam melayani anak-anak kurang mampu di lingkungan menengah ke bawah secara cuma-Cuma. Inisiatif kolaboratif ini diharapkan terus memacu semangat para relawan Kojartis dalam menghadirkan pembelajaran gratis yang semakin berkualitas, terstruktur, dan menyenangkan bagi generasi muda di Palembang.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2026 metronasionalnews All Right Reserved | CoverNews by AF themes.