13 September 2026

Ratusan Jemaah Padati TPA Jarrul Khoer, Maulid Nabi 1448 H Berlangsung Meriah dan Khidmat

0


‎Sumedang | Metronasionalnews.com –  Suasana religius sekaligus semarak terasa di lingkungan TPA Jarrul Khoer, Dusun Cihonje RT 05 RW 03, Desa Gunasari, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Minggu (13/9/2026).

‎Ratusan jemaah memadati kawasan sekitar TPA Jarrul Khoer untuk mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026. Bukan hanya jamaah dari lingkungan sekitar, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi masyarakat untuk bersama-sama mengenang kelahiran dan keteladanan Rasulullah SAW.

‎Mengangkat tema “Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW untuk Membentuk Generasi Qur’ani”, peringatan Maulid ini membawa pesan tentang pentingnya menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membentuk karakter generasi muda.

‎Puncak kegiatan diisi tausiah oleh Ustadz Handy Bonny, pendakwah muda asal Bandung yang dikenal memiliki gaya dakwah yang komunikatif dan dekat dengan kalangan anak muda. Kehadiran dai tersebut membuat antusiasme jamaah semakin terasa.

‎Dari kawasan TPA hingga sepanjang jalan lingkungan, warga tampak berkumpul mengikuti rangkaian kegiatan. Suasana semakin semarak dengan lantunan seni terbangan Al Muhajirin yang mengiringi peringatan Maulid.

‎Dalam tausiyahnya, Ustadz Handy Bonny mengajak jamaah tidak berhenti pada kegiatan memperingati Maulid secara seremonial. Momentum tersebut harus menjadi pintu untuk semakin mengenal Rasulullah SAW dan menjadikan akhlaknya sebagai pedoman dalam kehidupan.

‎Salah satu pesan yang ditekankan adalah pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW. Jamaah diajak menjadikan Nabi Muhammad sebagai suri teladan utama, baik dalam hubungan dengan Allah SWT maupun dalam kehidupan bermasyarakat.


‎Ustadz Handy Bonny juga mendorong umat Islam untuk memperbanyak shalawat dan menghadiri majelis ilmu. Menurut pesan dakwah yang disampaikan, kecintaan kepada Rasulullah tidak cukup hanya diucapkan, tetapi perlu tumbuh melalui upaya mengenal sejarah kehidupan, perjuangan dan keteladanan beliau.

‎Pesan lainnya berkaitan dengan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Jamaah diajak memperdalam pemahaman tentang sirah Nabi agar rasa cinta tersebut tidak sebatas simbol, melainkan tercermin melalui perilaku dan akhlak sehari-hari.

‎Bagi masyarakat Cihonje, peringatan Maulid Nabi menjadi momentum yang mempertemukan nilai keagamaan dengan semangat kebersamaan. Ratusan jamaah hadir dalam suasana penuh kekeluargaan, sementara para santri TPA Jarrul Khoer turut menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan.

‎Tema tentang generasi Qur’ani pun terasa relevan. Di tengah perubahan zaman, pendidikan agama dan pembentukan akhlak menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter dan nilai moral.

‎Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di TPA Jarrul Khoer akhirnya menjadi lebih dari sekadar perayaan. Dari sebuah lingkungan di Dusun Cihonje, pesan tentang cinta Rasul, shalawat, ilmu dan akhlak kembali digaungkan.

‎Sebuah ikhtiar sederhana untuk menghadirkan keteladanan Nabi Muhammad SAW di tengah kehidupan masyarakat—dan menanamkannya kepada generasi yang akan meneruskan masa depan.



‎Wahyu BK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2025 metronasionalnews All Right Reserved | CoverNews by AF themes.