Sejumlah Titik Amblas, Bupati Dony Gerak Cepat Tangani Jalan Lingkar Sadawarna

Sumedang | Metronasionalnews.com = Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir bergerak cepat menangani sejumlah titik amblas di Jalan Lingkar Sadawarna yang mengganggu keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Jalan yang menjadi akses penghubung antardesa di wilayah Kecamatan Surian tersebut saat ini berada dalam kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum.
Dalam peninjauannya, Bupati Dony bertemu dengan pihak BBWS Citarum untuk membahas langkah penanganan sementara agar jalan kembali fungsional dan dapat dilalui masyarakat dengan aman.
“Ada lima titik yang mengalami masalah. Satu sudah ditangani, tinggal empat lagi. Kita akan berkolaborasi, bagian BBWS apa yang ditangani, bagian PU apa yang ditangani, sehingga segera bisa ditangani,” ujar Dony.
Menurutnya, penanganan sementara menjadi langkah penting untuk memastikan keselamatan masyarakat sebelum dilakukan pembangunan secara permanen.
“Yang penting masyarakat bisa menggunakan jalan secara aman. Jiwanya terjaga. Itulah tugas pemerintah, melindungi dan menjaga jiwa warganya melalui fasilitas yang ada,” katanya.

Ia menegaskan, Pemkab Sumedang bersama BBWS Citarum akan melakukan penanganan fungsional dalam waktu dekat. Sementara untuk jangka panjang, pemerintah daerah akan terus memperjuangkan penanganan permanen kepada Kementerian Pekerjaan Umum.
“Ke depannya mudah-mudahan kita sama-sama perjuangkan ke Kementerian PU. Tahun depan mudah-mudahan bisa ditangani secara permanen,” ujarnya.
Selain kondisi badan jalan, aspek penerangan juga menjadi perhatian. Pemkab Sumedang akan berkoordinasi dengan BBWS untuk memasang penerangan jalan umum di sejumlah titik yang dianggap rawan.
Pemanfaatan lampu tenaga surya atau solar cell menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan, terutama dengan memanfaatkan infrastruktur yang sudah tersedia di lokasi.
“Untuk titik-titik yang rawan, insyaallah PJU akan kami pasang. Nanti PU dan BBWS berkoordinasi menentukan titik rawannya,” kata Dony.
Jalan Lingkar Sadawarna memiliki peran penting karena menghubungkan sejumlah desa dan menjadi akses masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Karena itu, Bupati menegaskan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur tersebut membutuhkan kolaborasi lintas kewenangan.
“Kita akan berkolaborasi dengan BBWS Citarum untuk segera melakukan pekerjaan ini. Ke depan, kita sudah mengusulkan kepada Kementerian PU agar penanganannya dapat dibangun secara permanen,” pungkasnya.
Wahyu BK
