15 Agustus 2026

Zakat Kita, Harapan Mereka, BAZNAS Sumedang Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian‎

0


‎Sumedang | Metronasionalnews.com –  15 Agustus 2026. Zakat tak berhenti pada kewajiban ibadah. Di balik harta yang ditunaikan para muzaki, ada kepedulian, harapan, dan kesempatan bagi mereka yang membutuhkan untuk kembali menatap masa depan.

‎Pesan itulah yang terus digaungkan Ketua BAZNAS Kabupaten Sumedang, H. Ayi Subhan Hafas, kepada masyarakat agar semakin memperkuat kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah.

‎Menurut Ayi, zakat yang dihimpun dan dikelola secara amanah memiliki daya manfaat yang jauh lebih luas. Bantuan tidak hanya hadir dalam bentuk santunan, tetapi juga dapat diarahkan untuk berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, bantuan kemanusiaan hingga program sosial lainnya.

‎“Zakat bukan hanya tentang menunaikan kewajiban, tetapi juga tentang kepedulian dan ikhtiar kita untuk menghadirkan harapan bagi sesama,” ujar H. Ayi Subhan Hafas.

‎Di tengah berbagai persoalan sosial yang masih dihadapi masyarakat, semangat berbagi menjadi salah satu kekuatan penting untuk membangun solidaritas. Sebab, bagi penerima manfaat, bantuan yang mungkin terlihat sederhana bagi pemberi dapat memiliki arti yang sangat besar.

‎Dari sebagian harta yang dikeluarkan seorang muzaki, bisa lahir kesempatan seorang anak untuk melanjutkan pendidikan, membantu keluarga memenuhi kebutuhan dasar, meringankan beban warga yang sedang menghadapi kesulitan, hingga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat yang membutuhkan.

‎Karena itu, BAZNAS Sumedang terus mengajak masyarakat menunaikan zakat melalui lembaga resmi. Pengelolaan secara kelembagaan diharapkan membuat dana umat dapat disalurkan secara lebih terarah, amanah, transparan, dan memberikan manfaat yang semakin luas.

“Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Sumedang. Zakat kita, harapan mereka,” ajak Ayi.

‎Bagi BAZNAS Sumedang, zakat bukan semata angka yang dihimpun. Di dalamnya terdapat kepercayaan masyarakat sekaligus amanah untuk mengubah kepedulian menjadi manfaat nyata.

‎Ketika zakat bergerak dari tangan muzaki menuju mereka yang berhak menerima, sesungguhnya yang sedang dibangun bukan hanya bantuan sesaat. Ada solidaritas yang diperkuat, kemandirian yang ditumbuhkan, dan harapan yang kembali dinyalakan.

Zakat kita, harapan mereka.




‎Wahyu BK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2025 metronasionalnews All Right Reserved | CoverNews by AF themes.