22 Oktober 2026

Menuju Serang MAJU 2034, Welly Sanjaya Tawarkan 4 Misi dan 9 Program Unggulan‎

0


‎Sumedang | Metronasionalnews.com — Pembangunan desa bukan pekerjaan yang selesai dalam satu periode. Ia adalah perjalanan panjang yang membutuhkan kesinambungan, keberanian berinovasi, sekaligus kepemimpinan yang mampu membaca kebutuhan masyarakat.
‎
‎Semangat itulah yang dibawa Calon Kepala Desa Serang nomor urut 2, Welly Sanjaya, S.P., dalam agenda kampanye damai hari pertama di Dusun Sukamanah RT 01 RW 01, Desa Serang, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang.
‎
‎Di hadapan warga dan tokoh masyarakat, Welly menyampaikan visi “Mewujudkan Desa Serang MAJU pada Tahun 2034.”
‎
‎MAJU yang ditawarkan Welly bukan sekadar slogan. Ia menerjemahkannya sebagai semangat membangun desa yang Mandiri, Amanah, Juara, dan Mengutamakan Kepentingan Masyarakat.
‎
‎Menurut Welly, pembangunan yang sudah berjalan harus dijaga kesinambungannya. Program yang terbukti memberikan manfaat bagi warga perlu dilanjutkan, sementara sektor-sektor yang masih memiliki ruang untuk berkembang harus didorong lebih cepat.
‎
‎”Pembangunan desa tidak boleh terhenti, melainkan harus berkelanjutan. Kami siap melanjutkan program-program yang sudah berjalan dengan baik, sekaligus melakukan akselerasi pada sektor ekonomi kreatif, pertanian, dan optimalisasi pelayanan publik yang berbasis digital,” ujar Welly saat menyapa warga Dusun Sukamanah.
‎
‎Gagasan tersebut kemudian dituangkan dalam empat misi utama dan sembilan program unggulan yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan warga, mulai dari tata kelola pemerintahan, pembangunan infrastruktur hingga penguatan ekonomi masyarakat.
‎
‎Pelayanan Desa yang Datang Menghampiri Warga
‎
‎Salah satu gagasan yang menjadi perhatian adalah SIMOGA atau Sistem Motor Siaga.
‎
‎Konsep ini dirancang sebagai layanan administrasi kependudukan dengan pendekatan jemput bola. Warga tidak harus selalu meninggalkan aktivitasnya untuk datang ke kantor desa ketika membutuhkan pelayanan administrasi.
‎
‎Melalui SIMOGA, pelayanan diharapkan dapat lebih dekat dengan masyarakat, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan waktu maupun akses.
‎
‎Bagi Welly, digitalisasi pelayanan bukan semata-mata memindahkan layanan ke perangkat teknologi. Lebih dari itu, teknologi harus membuat pelayanan pemerintahan menjadi lebih cepat, mudah, dekat dan responsif terhadap kebutuhan warga.
‎
‎Dari Rumah Layak hingga Ketahanan Pangan
‎
‎Gagasan pembangunan yang ditawarkan Welly juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
‎
‎Dalam rancangan program kerjanya, ia memasukkan RUTILAHU, yakni program perbaikan rumah tidak layak huni yang diarahkan untuk dibangun melalui sinergi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.


‎
‎Persoalan pangan juga menjadi bagian penting dari agenda pembangunan.
‎
‎Welly mendorong penguatan sektor pertanian melalui pembangunan sistem perairan sawah sekaligus pengembangan budi daya ikan tematik dengan sistem resirkulasi. Program tersebut diarahkan untuk dibangun melalui kerja sama dan sinergi dengan kementerian terkait.
‎
‎Konsepnya sederhana, tetapi memiliki tujuan besar: menjadikan sektor pangan tidak hanya sebagai aktivitas produksi, melainkan sebagai salah satu fondasi kemandirian ekonomi masyarakat desa.
‎
‎Bansos Tepat Sasaran, Layanan Dasar Tak Boleh Terlewat
‎
‎Pada sektor perlindungan sosial, Welly juga menawarkan bantuan sosial terintegrasi.
‎
‎Program tersebut mencakup pengawalan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), pendampingan layanan kesehatan, sekaligus mendorong akurasi data penerima bantuan sosial.
‎
‎Data menjadi penting karena program bantuan yang baik membutuhkan sasaran yang tepat.
‎
‎Jangan sampai warga yang seharusnya menerima justru terlewat, sementara bantuan tidak tepat sasaran. Karena itu, pembenahan data dan pendampingan masyarakat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan desa.
‎
‎Serang MAJU 2034, Sebuah Arah Pembangunan
‎
‎Welly melihat Desa Serang memiliki potensi yang dapat terus dikembangkan. Pertanian, ekonomi kreatif, pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat menjadi sejumlah ruang yang menurutnya perlu mendapat perhatian lebih besar.
‎
‎Namun, pembangunan tidak mungkin dikerjakan seorang diri.
‎
‎Karena itu, dalam kampanyenya Welly mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyatukan gagasan dan membangun kebersamaan dalam menentukan arah Desa Serang ke depan.
‎
‎Baginya, kepemimpinan desa bukan sekadar soal siapa yang duduk di kursi kepala desa. Lebih jauh, kepemimpinan adalah tentang bagaimana setiap kebijakan diterjemahkan menjadi manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
‎
‎Desa MAJU adalah desa yang bergerak tanpa meninggalkan warganya.
‎
‎Desa yang mandiri dalam mengelola potensi, amanah dalam menjalankan pemerintahan, juara dalam prestasi, dan selalu menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas.
‎
‎Melalui visi Serang MAJU 2034, Welly Sanjaya membawa pesan bahwa pembangunan desa harus memiliki kesinambungan sekaligus keberanian untuk melakukan akselerasi.
‎
‎Dari Dusun Sukamanah, gagasan itu disampaikan kepada warga: melanjutkan yang sudah baik, memperbaiki yang masih kurang, dan membuka ruang bagi inovasi baru.
‎
‎Sebab masa depan Desa Serang tidak hanya ditentukan oleh apa yang telah dibangun hari ini, tetapi juga oleh keberanian untuk menyiapkan desa menghadapi kebutuhan masyarakat pada tahun-tahun yang akan datang.
‎
‎Serang MAJU 2034 — Mandiri, Amanah, Juara, dan Mengutamakan Kepentingan Masyarakat.
‎
‎
‎
‎
‎
‎Wahyu BK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2026 metronasionalnews All Right Reserved | CoverNews by AF themes.