21 Mei 2026

Hardiknas dan Ujian Etika Politik di Magetan

0

Magetan- Di tengah peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), semangat kebangkitan nasional, dan refleksi Hari Bumi, Kabupaten Magetan dihadapkan pada sebuah pelajaran besar tentang pentingnya pendidikan politik yang sehat dan berintegritas.

Momentum itu disampaikan Pelaksana Tugas Ketua DPRD Magetan, H. Suyatno saat menghadiri Upacara Gabungan Hardiknas ke-67, Harkitnas ke-118, dan Hari Bumi ke-56 di Magetan, Rabu (20/5/2026).

Dalam keterangannya, Suyatno menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya bertumpu pada proyek fisik dan angka pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, kemajuan Magetan harus dibangun melalui kualitas sumber daya manusia, kesadaran kebangsaan, serta moralitas publik yang sehat.

“Momentum ini harus menjadi pengingat bersama bahwa kemajuan daerah tidak dapat dipisahkan dari kualitas SDM, semangat nasionalisme, dan tanggung jawab menjaga masa depan,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menjadi relevan di tengah sorotan publik terhadap kasus dugaan korupsi dana pokok pikiran (pokir) DPRD Magetan yang kini tengah ditangani Kejaksaan Negeri Magetan. Sejumlah anggota legislatif dan pendamping disebut telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyimpangan dana hibah pokir periode 2020–2024.

Kasus itu menjadi tamparan sekaligus pelajaran penting bahwa demokrasi tidak hanya soal kontestasi politik, tetapi juga tentang amanah dan tanggung jawab moral kepada masyarakat.

Suyatno menekankan, pendidikan politik yang sehat harus dimulai dari keteladanan para pemangku kebijakan. Menurutnya, masyarakat kini semakin kritis dan membutuhkan contoh nyata bahwa politik dapat dijalankan secara bersih serta berpihak pada kepentingan rakyat.

“Kepercayaan masyarakat adalah modal terbesar dalam pembangunan daerah. Karena itu, seluruh elemen pemerintahan harus menjaga integritas dan memastikan kebijakan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan komitmen DPRD untuk terus mengawal anggaran pendidikan dan program peningkatan kualitas generasi muda, termasuk dukungan terhadap program pemenuhan gizi nasional sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan anak-anak Magetan.

“Anak-anak hari ini adalah penentu arah Magetan di masa depan. Maka pembangunan SDM harus menjadi prioritas bersama,” tambahnya.

Tak hanya berbicara soal pendidikan dan kebangkitan nasional, Suyatno juga mengajak masyarakat menjaga lingkungan hidup melalui langkah sederhana seperti pengurangan sampah plastik dan gerakan penanaman pohon.

“Pembangunan harus berjalan beriringan dengan kelestarian lingkungan. Bumi Magetan adalah titipan untuk generasi berikutnya,” pungkasnya.

Di tengah dinamika politik yang sedang diuji, momentum Hardiknas tahun ini seakan menjadi pengingat bahwa pendidikan sejati bukan hanya lahir di ruang kelas, melainkan juga dari keteladanan sikap, kejujuran dalam pengabdian, dan keberanian menjaga amanah rakyat.(Sgta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2025 metronasionalnews All Right Reserved | CoverNews by AF themes.