Mengukir Prestasi di Bawah Langit Tanjungmedar, Pelepasan dan Kenaikan Kelas SD Sukamukti Penuh Warna dan Harapan

Sumedang | Metronasionalnews.com – Ada senyum yang mengembang, ada tepuk tangan yang bergemuruh, dan ada pula haru yang diam-diam mengalir di sudut mata para orang tua. Selasa, 23 Juni 2026, halaman SD Sukamukti dan Cilutung, Desa Kertamukti, Kecamatan Tanjungmedar, menjadi saksi sebuah perjalanan yang layak dirayakan: pelepasan siswa kelas VI sekaligus kenaikan kelas siswa kelas I hingga kelas V.
Mengusung tema “Bersama Mengukir Prestasi, Menuju Generasi yang Cerdas, Ceria dan Berakhlak Mulia,” kegiatan tersebut berlangsung meriah namun sarat makna. Bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk mengapresiasi perjuangan para siswa yang telah menapaki satu jenjang pendidikan dan bersiap menyongsong langkah berikutnya.
Sejak pagi, suasana sekolah dipenuhi semangat kebersamaan. Para siswa tampil rapi dengan wajah cerah, sementara para orang tua tampak bangga menyaksikan buah hati mereka yang semakin tumbuh dan berkembang.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Sukamukti, Agus, Ketua PGRI Kecamatan Tanjungmedar Asep Wawan, S.Pd., Kepala SD Kertamukti, dewan guru, komite sekolah, serta para orang tua siswa yang memadati lokasi acara.
Tahun ajaran 2025/2026 menjadi catatan membanggakan bagi SD Sukamukti. Sebanyak 15 siswa kelas VI berhasil menyelesaikan pendidikan dasar dengan tingkat kelulusan mencapai 100 persen. Angka yang sederhana, namun menyimpan cerita panjang tentang ketekunan belajar, kesabaran guru dalam mendidik, dan dukungan orang tua yang tak pernah berhenti mengiringi langkah anak-anak mereka.
Kepala SD Sukamukti, Nandang Koswara, S.Pd., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan acara tidak lepas dari dukungan komite sekolah, para orang tua, serta seluruh pihak yang peduli terhadap kemajuan pendidikan.
”Kami mengucapkan terima kasih kepada para orang tua dan komite sekolah yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar. Semoga para lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan menjadi generasi yang cerdas, berprestasi serta berakhlak mulia,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Nandang juga memberikan motivasi kepada seluruh siswa. Ia mengajak anak-anak untuk terus belajar, menjaga semangat, dan tidak pernah berhenti mengejar cita-cita.
”Khusus kepada siswa kelas VI, saya mengucapkan selamat atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan di sekolah ini. Perjalanan kalian masih panjang. Teruslah melangkah dengan percaya diri, menjaga akhlak, menghormati orang tua dan guru, serta terus menggapai cita-cita setinggi mungkin,” pesannya.

Kalimat-kalimat sederhana itu terdengar hangat di tengah suasana yang penuh makna. Sebab pendidikan sejatinya bukan hanya tentang nilai rapor, melainkan tentang membentuk karakter, menanamkan akhlak, dan menumbuhkan mimpi.
Setelah prosesi pelepasan selesai, suasana berubah menjadi panggung kreativitas. Siswa kelas I hingga kelas V tampil percaya diri mempersembahkan beragam kreasi seni hasil latihan bersama para guru.
Tarian daerah yang anggun, pembacaan puisi yang menyentuh, hingga berbagai pertunjukan lainnya silih berganti menghiasi panggung. Setiap penampilan disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin yang bangga melihat keberanian dan bakat para siswa.
Di balik setiap gerakan tari dan lantunan puisi, tersimpan pesan bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar membaca dan berhitung. Sekolah adalah ruang untuk menemukan jati diri, mengasah keberanian, dan menumbuhkan kreativitas yang kelak akan menjadi bekal menghadapi masa depan.
Bagi siswa kelas VI, hari itu menjadi lembar terakhir dari kisah mereka di sekolah dasar. Namun sejatinya, perpisahan bukanlah akhir. Ia adalah awal dari perjalanan baru menuju cita-cita yang lebih tinggi.
Sementara bagi siswa kelas I hingga kelas V, kenaikan kelas menjadi tanda bahwa setiap usaha dan kerja keras selalu membawa langkah menuju tingkat yang lebih baik.
Di bawah langit Tanjungmedar yang cerah, SD Sukamukti kembali menegaskan satu pesan penting: pendidikan bukan sekadar proses belajar, tetapi perjalanan mengukir prestasi, membentuk karakter, dan menyiapkan generasi yang cerdas, ceria, serta berakhlak mulia untuk masa depan Indonesia.
Karena dari sekolah-sekolah sederhana di pelosok daerah, mimpi-mimpi besar bangsa sesungguhnya sedang tumbuh dan dipersiapkan.
Wahyu BK
